Pada peluncuran Gerakan "Jalan Terus Indonesia" di Istana Bogor pada awal Agustus 2018, Presiden RI Joko Widodo mengkritisi bangsa indonesia yang ditempatkan sebagai bangsa yang mager (malas gerak) pada posisi terbawah oleh sebuah lembaga survei global. Survei ini mengamati jumlah langkah yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan negara.
Untuk itulah, Wisata Kreatif Jakarta mengajak bangsa Indonesia, khususnya warga kota Jakarta, untuk berpartisipasi pada program Wisata Jalan Kaki yang diprogramkannya. Sudah ada sekitar 30 paket Wisata Jalan Kaki yang menyusuri kota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bandung.
Salah satu paket Wisata Jalan Kaki yang menarik adalah Food Tour Garden City di Menteng. Selain menikmati perjalanan dengan jalan kaki, peserta wisata bisa mencicipi makanan dan minuman pada lintasan yang dilalui.
Menteng
Titik Temu berawal dari Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol, Menteng. Ditempat ini naskah proklamasi kemerdekaan RI dirumuskan pada 16 Agustus 1945 malam hingga dini hari 17 Agustus 1945.
Disana peserta wisata dapat memasuki bungker yang tembus ke Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Paulus. Bungker diperlukan untuk menyelamatkan diri warga Belanda, bila terjadi kekacauan di era penjajahan dulu.
Setelah melewati Taman Patung Diponegoro, kami lalu menyeberang jalan mengunjungi SDN Menteng 01 di Jalan Besuki, Menteng. Sekolah ini pernah mendidik presiden ke 44 negara adi daya Amerika Serikat, Barrack Obama. Kondisi sekolah masih terawat dengan tambahan patung Obama kecil di halamannya.
Perjalanan dilanjutkan ke Taman Suropati yang begitu rindang di tengah panasnya kota Jakarta. Tepat diseberangnya terdapat Rumah Dinas Gubernur DKI Jakartaa dan kantor Bappenas.
Gedung Bappenas dulu dikenal sebagai "Gedung Setan" karena pernah menjadi tempat organisasi rahasia Freemason, yang dikenal sebagai penyembah setan dengan ciri jubah hitamnya.
Lalu kami singgah di Taman Situ Lembang yang cukup tersembunyi dari hiruk pikuk kota Jakarta. Selain indah dan bersih sebagai ruang terbuka hijau di tengah kota metropolitan.
Anda dapat mencicipi makanan dan minuman dari pedagang kaki lima setelah lelah berjalan kaki. Salah satu yang menarik Es Doger seharga 8 ribu Rupiah. Kawasan Menteng adalah kota taman pertama di Indonesia yang dibangun pada era penjajahan Belanda.Â
Cendana
Kemudian peserta diajak melewati Jalan Cendana, jalan yang selalu steril pada era Presiden Soeharto menjadi Presiden RI selama 32 tahun, karena Presiden Soeharto lebih senang tinggal di rumah pribadi ketimbang di Istana Negara. Anda akan melewati rumah bekas orang nomor satu di Indonesia selama 32 tahun ini. Nah, di jalan ini, Anda dapat mencicipi Bakso Cendana, yang merupakan langganan keluarga Presiden Soeharto.
Perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi Toko Kue Martha, sebuah toko kue yang terkenal di kalangan elite Menteng, para sosialita dan pejabat dengan kue Nougat terenak se Jakarta. Harga satu potong Nougat Cake 40 ribu Rupiah, satu loyang 400 ribu Rupiah. Bila menjelang Natal, kue ini selalu habis dipesan. Kue Nogat ini dibuat secara homemade oleh oma Martha (70 tahun).
Perjalanan berakhir di Tugu Kunstkring Paleis, sebuah rumah makan mewah berarsitektur kolonial sekaligus Art Gallery. Disini Anda boleh berfoto dengan memanfaatkan latar belakang rumah makan mewah yang dekorasinya sangat artistik. Rumah makan ini berdiri sejak tahun 1941.
Tertarik dengan Wisata Jalan Kaki setelah membaca tulisan ini. Yuk, hubungi Wisata Kreatif Jakarta dan perbanyak langkah Anda demi menunjang aktifitas Gerakan "Jalan Terus Indonesia".
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H