Innovation Government Award (IGA) 2023 merupakan ajang penghargaan bagi pemerintah daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri). Untuk menindaklanjuti hal tersebut Bappeda Sumedang melakukan penjaringan inovasi kepada tiap SKPD, sehingga didapatkan sebanyak 120 inovasi.
Akan tetapi, jumlah inovasi tersebut belum terlalu banyak. Sehingga Kepala Badan (Kaban) Bappeda Agus Wahidin menyebutkan, kalau ingin inovasi daerah jumlahnya bertambah dengan target 300, maka sebaiknya libatkan dinas pendidikan (dibaca:guru). Potensi guru yang membuat inovasi sangatlah banyak, dimulai dari guru penggerak yang berjumlah 500 orang, pasti memiliki inovasi.Â
Melalui surat perintah tugas dari Dinas Pendidikan Kab. Sumedang, sebanyak 16 guru mewakili sosialisasi IGA 2023 di kantor Bappeda. Dalam sosialisasi tersebut terungkap bahwa, sebuah inovasi harus di legitimasi oleh eviden (bukti) dan novelty (kebaruan). Eviden yang harus ada yaitu : regulasi daerah, SK tim, proposal pembuatan, SOP penggunaan, panduan penggunaan, jejaring inovasi, keterlibatan pembuat inovasi, daftar penerima manfaat, penganggaran, layanan aduan dan video dokumentasi. Adapun inovasi yang didaftarkan setelah 2 tahun diimplementasikan yaitu pada tahun 2021 dan 2022.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI