Bagaimana sholat lima waktu yang tertib? Yakni kita solat di awal waktu (tertib waktu), kita solat di mana azan dikumandangkan (tertib tempat) dan kita solat berjemaah (tertib cara).Â
Apa dalil naqli sebagai landasannya? QS at-Taubah ayat 18. "Sesungguh orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah mereka yang beriman kepada Allah". Â Jadi hanya orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah yang diberi setempel "beriman kepada Allah". Untuk mereka ini ada janji Allah yakni "walakhaufun wala tahzanun".Â
Apa artinya? Jika kita mengamalkan amalan solat dengan tiga  tertib di atas maka Allah memberi label kita sebagai "ahlullah" atau ahli Allah, ataunkeluarga Allah. Analoginya, jika di dunia ini keluarga presiden, keluarga gubernur, keluar bupati, keluarga walikota, mempunyai keistimewaan yang luar biasa. Bagaimana dengan keluarga Allah? Allah semua yang menciptakan presiden, gubernur, bupati atau walikota.
Penutup
Musibah yang akan terus terjadi pada kita, mesti dihadapi, disikapi dengan ketaatan, kebijaksanaan. Sertakalah "mang Sidiq", mang sabar, mang amal soleh dan mang rahmat di alamat kita yang jangan pindah dari gang yakin". Dasar kehidupan ini adalah meyakini Allah dengan tanpa cadangan. Dialah rabb kita, Dialah sahabat terbaik, Dialah penolong. Dengan selalu benar, jujur, sabar, beramal soleh kita sedang memancing rahmat Allah (jangan lupa tips mencari rahmat Allah dengan menonton video berikut). Hanya dengan rahmat Allah kita akan dimasukkanNya ke dalam surga penuh kenikmatan. Sementara dwngan rahmat Allah hidup kita akan selalu sehat, sejahtera dan bahagia, penuh ampunan dan ridho Allah swt. Wallahualam bishawab.
Jayalah kita semua.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H