Buyung Nurman (alm) merupakan guru agama di Pagar Alam kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Belakangan Pagar Alam metnjadi kota. Buyung merupakan guru yang disegani dan terbilang sukses. Istri dan anak-anak Buyung termasuk kategori  berpendidikan tinggi karena lepasan perguruan tinggi.
Demikian juga anak Wasim, Dusrah juga sukses sebagai pekerja dan pengusaha di Lampung. Cucu Wasim, Bambang bekerja dan bermukim di Jombang Jawa Timur.
Miwar anak perempuan Wasim berkiprah di Tais kabupaten seluma. Miwar juga sukses mengantarkan anaknya sekolah ke perguruan tinggi
Pribadi yang tabah
Wasim merupakan prbari yang tabah dan tergolong sehat sepanjang hidupnya. Penulis terakhir berjumpa dengan Wasim sekitar 4 tahun yang lalu. Kala itu masih gagah. Hanya pendengarannya sudah berkurang. Kala itu beliau gembira didatagi keponakan dan adiknya Rahina.
Kala itri istri Wasim masih hidup dan masih gagah. Wasim merupakan pribadi yang tabah, kuat ingatan dn taat beragama. Wasim punya kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan baik. Berbicara dengan Wasim menyenangkan.
Roni Ba'id, SH, M.H perantau asal Lubuk, yang kini bermukim di Bandung menambahkan bahwa setahu dan seingat dia Wasim Merinsan ini orangnya konsekuen sesuai dengan apa yang dia ucapkan begitu pula yang dia lakukan. Kemudian sifat kekerabatannya baik dan kuat sekali. Contoh yang Roni alami dan dirasakan sendiri. Beliau sering sekali ngobrol (ramah). Setiap Roni pulang beliau begitu cepat datang ke rumah menemuinya  dan begitu pula bila Roni mau pergi (merantau) beliau selalu pula ada di rumahnya, memberikan nasihat dsb. Roni menyampaikan ucapan via WA "Selamat Jalan Kakanda Wasim, Do'a ku menyertaimu".
Pensiunan guru Drs. Rasaluddin Sinip, Â yang kini bermukim di Lahat menambahkan bahwa Wasim adalah sosok yang ramah kepada semua orang dan mendorong anak-anaknya untuk maju mengikuti perkembangan zaman.
Menurut Isman Masak, SPd, guru olahraga asal Lubuk Lanhkap, semasa hidup Wasim sering dipanggil untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada di dalam dusun Lubuk Langkap, lantaran dengan sikap kenetralannya dan kebijakan serta ketegasannya.
Selamat jalan waknda Wasim bin Merinsan. Semoga surga menunggumu.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI