Mohon tunggu...
Sujanto Tedja
Sujanto Tedja Mohon Tunggu... Perencana Keuangan - Blogger & Vlogger

Just One More Trip is enough - sujantotedja@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Ada Apa di Dua Gerbang Asakusa Temple di Tokyo?

19 Maret 2018   22:17 Diperbarui: 20 Maret 2018   00:48 1543
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Memcari Peruntungan (dokpri)
Memcari Peruntungan (dokpri)
Mereka wajib membayar 100 Yen, kemudian menarik sekali tulisan. Jika tulisannya berisi hal-hal yang baik, maka itu bisa dibawa pulang, tapi jika tulisannya berisi hal-hal yang tidak baik, maka kertas tulisan tersebut digantung ke tempat/rak yang sudah ditentukan dengan tujuan supaya peruntungan berubah menjadi baik.

Bagaimana jika jelek peruntungannya? (dokpri)
Bagaimana jika jelek peruntungannya? (dokpri)
Ini tulisan yang di rak tersebut 

Gantung di sini biar hoki lagi (dokpri)
Gantung di sini biar hoki lagi (dokpri)
Di sekitar di situ saya sempat menemukan bunga sakura ciri khas Jepang.

Bunga Sakura langka (dokpri)
Bunga Sakura langka (dokpri)
Dan tidak kalah menarik adalah, di dalam Gerbang Kedua ini memiliki banyak spot yang bagus untuk mengambil foto-foto, apalagi saat itu sedang musim gugur, sehingga warna daunnya memberikan warna tersendiri yang unik, mempercantik hasil fotonya.

Spot foto di Asakusa Temple (dokpri)
Spot foto di Asakusa Temple (dokpri)
Untuk menyaksikan bagaimana situasi dan kondisi di dalam Gerbang Kedua, bisa disaksikan di sini :


Menarik bukan, baik Gerbang Pertama dan Gerbang Kedua memiliki suasana tersendiri dan cukup menarik untuk dikunjungi.

Untuk menyaksikan Video menarik lainnya bisa kunjungi Youtube Channel saya, dan jika mau terus mendapatkan update an video terbaru silahkan di Subscribe.

Ini ya Channelnya : Sujanto Tedja V-Channel

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun