Tidak dipungkiri saat puasa pun anak tidak lepas dari aktivitas fisik. Terutama saat malam hari.Â
Berbagai aktivitas fisik dilakukan. Bukan saja sekadar bermain, melainkan juga naik sepeda atau kejar-kejaran dengan teman sebaya.Â
Aktivitas fisik ini tentu berpotensi membuat anak mengalami luka. Luka pada kulit anak yang tidak ditangani serius akan berdampak pada kesehatan kulitnya dan tubuhnya secara umum.Â
Oleh karena itu, penting bagi orang tua memberikan asupan vitamin K dan zinc kepada anak yang mengalami luka. Vitamin K akan membantu mempercepat pembekuan darah. Vitamin ini bisa diperoleh dari sumber pangan sayuran hijau.Â
Sedangkan asupan zinc akan mempercepat produksi kolagen. Adanya kolagen akan memberi kekuatan dan elastisitas kulit anak. Sumber zinc berasal dari makanan laut, daging, kacang-kacangan, dan produk olahan susu.Â
4. Menggunakan Sabun Khusus Anak
Tidak kalah pentingnya adalah menyediakan sabun khusus anak. Hal ini terkesan remeh, tetapi sebenarnya krusial. Kulit anak masih sensitif sehingga membutuhkan sabun mandi yang sesuai kulitnya.Â
Pemakaian sabun mandi khusus anak saat puasa akan mencegah anak dari permasalahan kulit. Baik itu kulit kering maupun penyakit kulit.Â
Demikian strategi yang bisa dilakukan orang tua dalam menjaga kesehatan kulit anak saat puasa. Kulit anak yang terjaga kesehatannya dengan baik sejak dini akan meningkatkan kualitas kehidupan anak di kelak kemudian hari.Â
Semoga bermanfaat!
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H