Sehingga dari gambar diatas menunjukan bagaimana masyarakat resah dengan kegiatan yang dilakukan oleh Pizza Hut, dimana ia diduga menggunakan bahan yang sudah kadaluarsa sebagai makanan yang disajikan ke pelanggannya. Sehingga majalah Tempo pun harus turun tangan.Â
Dengan melakukan suatu kritikan dan ungkapan-ungkapan yang menyindir PT. Sriboga Food Group, dimana Pizza Hut merupakan salah satu anak perusahaannya. Sindiran-sindiran yang di saranai oleh majalah Tempo tersebut memberikan tamparan keras bagi perusahaan Pizza Hut tersebut. Sehingga kasus ini pun dibawa ke pengadilan untuk tindakan lebih lanjut.
Nampak bahwa di gambar Meme tersebut terdapat satu orang ibu dan anak-anaknya yang sedang mengonsumsi pizza, namun menggunakan penutup hidung anti racun.Â
Dalam hal ini menjelaskan bagaimana Pizza Hut diduga mengolah makanan yang tidak pantas untuk dikonsumsi oleh masyarakat dan dapat membawa dampak buruk bagi masyarakat lainnya. Sehingga Culture Jamming ini sangatlah membawa dampak yang cukup penting untuk diperhatikan bagi kalangan perusahaan lainnya yang memiliki usaha dalam bidang konsumsi, pesan yang disampaikan oleh masyarakat ini memberikan arti dan perhatian agar perusahaan tersebut mengalami kesadaran untuk lebih memperhatikan kesehatan dan bahan-bahan konsumsi yang layak pakai, dan untuk menyadarkan perusahaan tersebut untuk berubah dan memperbaiki kualitas dan juga kepercayaan masayarakat dalam memilih produk atau brand dari perusahaan tersebut.
Daftar Pustaka
Sitepu, Mehulika & Ginanjar, Ging. 2016. Benarkah Pizza Hut dan Marugame pernah gunakan bahan kedaluwarsa?. Diakses pada 27 Maret 2021 melaui https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/09/160904_pizzahut_marugame_expired
Tempo.co. 2016. Dugaan Bahan Kedaluwarsa di Pizza, BPOM: Itu Produk Tercemar. Diakses pada 27 Maret 2021 melalui https://nasional.tempo.co/read/801623/dugaan-bahan-kedaluwarsa-di-pizza-bpom-itu-produk-tercemar/full&view=ok
Dery, Mark. 2017. Culture Jamming: Activism and The Art of Cultural Resistance. New York: New York University Press
Lievrouw, Leah A. 2011. Alternatif and Activist New Media. USA: Polity Press
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H