Pintu ruang guruÂ
Penulis hari ingin berbagi cerita dengan judul " Pencuri tidak profesional ". Sebelum berangkat ke sekolah  sekitar pukul 06.30 penulis suka membuka grup sekolah. Takutnya ada info yang penting.
Mesin Fingerpin dan kotak WiFi
 Pas membuka grup sekolah di Hpku ada salah seorang temanku menulis kata Inalilahi ...Penulis agak panik juga membaca kata-kata tersebut.
Lalu membaca lagi ke atas. Melihat photo dan video yang diposting oleh ibu Kepala Sekolah . Ternyata photo dan video kejadian di sekolah kemasukkan pencuri .Â
Tinta printer berceceran di lantaiÂ
Langsung penulis panik dan ingin tahu yang sebenarnya. Penulis langsung berangkat ke sekolah. Di sekolah guru- guru ada di luar kelas. Sedangkan  murid-murid sudah ada di dalam kelas.Â
 Engsel pintu didobragÂ
Biasanya tiap hari Rabu ada kegiatan yaitu " Senam Ceria ". Pagi ini tidak ada kegiatan olah raga bersama. Kebetulan murid-murid di kelas ada mata pelajaran PAI ( Pendidikan Agama Islam ).Â
 Tinta printer berceceran di lantai sampai ke belakang sekolahÂ
Dari info dari teman-teman guru ,ibu Kepala Sekolah dan penjaga sekolah. Barang -barang yang dicuri adalah :Â
1. 1 unit Komputer layar datarÂ
2. 1 unit Printer merek EpsonÂ
3. 1 Unit Mesin fingerpinÂ
4. 1 Unit Kotak WiFiÂ
5. Kabel- kabelÂ
6. Jajanan anak-anak 1 kantong keresek besarÂ
7. 1 kaleng uang receh kembalian sekitar Rp 650.000
8. 1 buah Tabung gas ukuran 3 kgÂ
9. Sepatu olah raga yang disimpan di ruang guru . Punya guruÂ
Itu yang di dapat dari info dari sekolah. Akhirnya murid-murid yang sekolah pagi disuruh pulang. Lalu diberi tugas PJJ ,yang sekolah siang Murid- murid sudah berdatangan. Padahal oleh guru kelas diberi info tentang kejadian di sekolah. Mungkin ada yang tidak membaca info tersebutÂ
Kabel Komputer dan printerÂ
Kabel-kabel yang menghubungkan dari Komputer ke laptop yang dipakai ANBK . Guru -guru tidak boleh memegang pintu . Tadi juga penulis masuk ke dalam ruangan guru .Â
Karena ceritanya mau mengerjakan tugas . Hari ini rencana mau membuat kisi-kisi dan soal PAS Smt 1. Sampai temanku yang ada di lapang . Bilang kepadaku jangan masuk ke ruangan yang sudah dimasuki oleh pencuri.Â
Nanti bisa jadi tersangka, karena jejak sepatu dan sidik jari. Waduh...penulis langsung masuk ke ruangan guru sambil mengambil tas dan laptop yang disimpan di meja kerjaku.Â
Sambil membawa tas langsung naik ke lantai 2 . Karena ruang kelasku ada di sana. Berdua bersama guru PAI yang sedang mengajar . Kebetulan ada 2 meja tulis jadi bisa bekerja di meja masing-masing.
 Pecahan kaca jendelaÂ
Di ruang tersebut dipakai menyimpan makanan jajanan murid-murid dan uang kembalian. Bahkan 1 tabung gas yang ukuran 3 kg dibawa oleh si pencucri . Karena pencuri tidak paham cara membawa printer.Â
Jadi tinta printer berceceran sampai ke belakang sekolah. Pak Polisi dkk sudah menyelidiki sampai melihat jejak ceceran tinta yang tumpah. Sidik jari dan jejak kaki sudah diketemukan.Â
Semoga pelakunya cepat ditangkap. Karena pencuri amatiran tidak paham membawa printer yang benar. Dengan kejadian tersebut kita harus waspada dan hati-hati .Â
Kepada orang yang masuk ke sekolah kita. Karena pencuri tahu letak barang-barang yang mahal . ,Sudah survey terlebih dahulu. Karena setiap kelas yang di lantai bawah .
Posisi lemari teman-temanku berubah dan acak-acakan buku-buku dalam lemari. Lalu bisa dijual kembali ,harga komputer layar datar yang terbaru. Apalagi yang lucu mencuri jajanan anak sekolah !!!
Semoga tulisanku bermanfaat bagi pengunjung blog Kompasiana yang semakin keren...
# Tantangan menulis setiap hari ke 9Â
# Sahabat LiterasiÂ
# Semangat untuk berliterasiÂ
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI