Pakar kesehatan menyebut bahwa aktivitas ngelem sangat berbahaya. Bahaya ngelem tidak kalah hebatnya dari bahaya narkoba atau minuman keras.
Aktivitas ngelem sangat berpengaruh terhadap resiko kesehatan seperti halusinasi, kerusakan otak, masalah jantung, gangguan pernafasan, depresi, hilangnya kendali emosi dan beragam masalah kesehatan lainnya. Bahkan aktivitas menyimpang ini bisa berakhir dengan ancaman nyawa penggunanya.
Sebagai manusia yang menyayangi kesehatan diri sendiri dan orang lain, sudah sepatutnya kita memahami bahwa kebiasaan-kebiasaan yang membahayakan bagi tubuh seperti aktivitas ngelem sebaiknya dijauhi sejauh mungkin sampai tak terlihat lagi.
Guru dan terutama orang tua harus lebih pro aktif melakukan pengawasan, mewaspadai atau preventif dengan cara menanamkan nilai-nilai agama sebagai benteng dalam pergaulannya, memberikan perhatian, lebih intens berkomunikasi dengan anak, menjaga pergaulan anak, memberikan anak kesibukan yang positif serta yang terpenting selalu mendoakan agar diberi perlindungan oleh sang Khalik.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H