Mohon tunggu...
Pelangi
Pelangi Mohon Tunggu... Penulis -

Penatah rindu yang dibatasi kata dan frasa

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Pada Nestapa

7 Juni 2017   14:54 Diperbarui: 7 Juni 2017   14:59 269
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Biar aku mengadu pada nestapaTentang kita yang bertemu sejenakMeninggalkan rasa yang enggan hilangRindu yang salah dipersalahkan Biar aku berbicara pada tembok tinggi iniSoal kebersamaan yang terpisah paksaMenyisipkan di kedua hati kuatnya cintaDamba yang ikhlas tak diikhlaskan Biar aku mengadu pada benang merahMendiskusikan janji yang kini pecahMelesapkan dua insan tulus mencintaiKasih yang diurai teruraikan Kini aku menuliskan rindu pada anginAgar semua bisa kau baca dan mengertiKita terserak mencari dan benahi diriAsmara yang bangkit kembali Ujung Rindu 7 Juni 2017 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun