Mohon tunggu...
Siska Ristanti
Siska Ristanti Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati

Mahasiswi Sastra Inggris di UIN Sunan Gunung Djati

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Mahasiswa Sastra Inggris UIN Bandung Rancang Materi Pembelajaran Advance Listening

5 Januari 2025   01:54 Diperbarui: 5 Januari 2025   01:54 36
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber ilustrasi : Pexels

Bandung, 5 Januari 2025 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang akademik dan profesional, Universitas Islam Negeri Bandung (UIN Bandung) melibatkan mahasiswa Sastra Inggris dalam program Praktek Profesi Lapangan (PPL). Salah satu fokus PPL tahun ini adalah pengembangan materi pembelajaran untuk mata kuliah Advance Listening.

Kegiatan ini melibatkan empat mahasiswa Sastra Inggris yang diberi tanggung jawab untuk menyusun dan merancang materi perkuliahan dengan arahan dari dosen pembimbing, Ibu Ice Sariyati,S.S., M.Pd. Program ini berlangsung dari Juli hingga Desember 2024. Peran mereka dalam program ini adalah memastikan bahwa materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, terutama dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian TOEFL dan IELTS.

Fokus pada Penyusunan Materi untuk TOEFL dan IELTS

Sebagai mata kuliah lanjutan, Advance Listening bertujuan mempersiapkan mahasiswa untuk memahami teks lisan yang kompleks, seperti percakapan akademik, diskusi formal, dan monolog. Karena itu, penyusunan materi difokuskan pada latihan yang relevan dengan format ujian TOEFL dan IELTS, terutama bagian listening.

Mahasiswa yang terlibat dalam program ini bertugas untuk:

  • Mengidentifikasi kebutuhan materi: Mengumpulkan referensi audio yang mencakup berbagai jenis aksen, seperti Inggris-Amerika, Inggris-Britania, dan aksen lainnya yang sering muncul dalam ujian internasional.
  •  Menyusun modul latihan: Menyusun soal pilihan ganda, melengkapi kalimat, dan mencatat informasi dari teks audio untuk melatih keterampilan listening.
  • Mengintegrasikan strategi ujian: Memberikan panduan strategi mendengarkan efektif, seperti fokus pada kata kunci, memprediksi informasi, dan mengidentifikasi pola pertanyaan.

Proses Perancangan Materi

Mahasiswa yang terlibat dalam PPL ini sepenuhnya berfokus pada penyusunan materi, tanpa terlibat langsung dalam pengajaran di kelas. Tugas mereka dimulai dengan melakukan riset mendalam untuk menemukan sumber audio yang sesuai dengan standar ujian internasional.

Beberapa langkah yang dilakukan dalam penyusunan materi antara lain:

  •  Riset dan pengumpulan sumber: Mahasiswa mencari rekaman audio dari platform pendidikan, podcast, dan materi latihan resmi TOEFL/IELTS.
  • Penyusunan modul latihan: Modul ini mencakup teks mendengarkan, soal latihan, serta petunjuk jawaban untuk membantu mahasiswa berlatih secara mandiri.
  • Pengorganisasian materi: Setiap materi dirancang agar mengikuti tingkat kesulitan yang meningkat, mulai dari percakapan sehari-hari hingga diskusi formal yang lebih kompleks.
  • Desain tampilan menarik: Materi disajikan dengan desain visual yang rapi dan mudah dipahami, sehingga lebih menarik bagi mahasiswa.

Tantangan dalam Penyusunan Materi

Menyusun materi untuk mata kuliah Advance Listening bukanlah tugas yang mudah. Salah satu tantangan utama adalah memastikan bahwa semua materi relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan sesuai dengan standar ujian TOEFL/IELTS yang terus berkembang.

Selain itu, mahasiswa juga harus menyeimbangkan antara konten akademik dan penyajian materi yang menarik. Hal ini penting untuk menjaga minat mahasiswa selama proses pembelajaran. Dalam proses penyusunan, mahasiswa dituntut untuk memiliki kreativitas, pemahaman mendalam tentang kebutuhan pembelajaran, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.

Kontribusi terhadap Pembelajaran

Program PPL ini memberikan manfaat yang besar, baik bagi mahasiswa yang terlibat sebagai penyusun materi maupun bagi mahasiswa yang akan menggunakan materi tersebut dalam perkuliahan. Bagi penyusun materi, pengalaman ini menjadi peluang untuk memahami bagaimana proses penyusunan bahan ajar dilakukan, mulai dari riset hingga pengorganisasian.

Sementara itu, mahasiswa yang menggunakan materi tersebut mendapatkan latihan yang terstruktur dan relevan, yang secara langsung membantu mereka mempersiapkan diri menghadapi ujian TOEFL dan IELTS. Materi yang dirancang memungkinkan mereka untuk berlatih mendengarkan berbagai jenis teks, memahami pola soal, dan menerapkan strategi yang tepat.

Program PPL ini menjadi salah satu upaya UIN Bandung dalam melibatkan mahasiswa secara aktif dalam pengembangan pendidikan. Dengan berkontribusi pada penyusunan materi pembelajaran, mahasiswa tidak hanya belajar tentang desain pendidikan, tetapi juga memberikan dampak positif pada proses belajar mengajar di kampus.

Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi program serupa di masa depan, sehingga mahasiswa dapat terus berpartisipasi dalam pengembangan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun