Pupuk kompos dapat dibuat pada kondisi lingkungan aerob dan anaerob. Kompos aerob dihasilkan dari penguraian bahan-bahan organik dengan adanya oksigen atau udara yang menghasilkan produk utama yaitu karbondioksida, air dan panas. Sedangkan, kompos anaerob adalah penguraian bahan organik tanpa adanya oksigen yang dilakukan dalam wadah tertutup dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk membantu proses dekomposisi bahan organik.
Pada kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, proses penguraian menggunakan anaerob. Sampah organik yang telah dicampur menggunakan cairan bioaktivator EM-4, gula dan air dengan perbandingan 1:1:10 (liter) kemudian dimasukkan ke dalam komposter.Â
EM-4 (Effective Microorganism-4) berperan untuk menguraikan bahan organik dan berfungsi mempercepat proses pembusukan serta dapat menghilangkan bau yang muncul selama proses pengomposan. Pengolahan sampah menjadi pupuk kompos memiliki beberapa manfaat yaitu masyarakat dapat mengolah sampah dengan tepat guna dan dapat menambah nilai jual dari sampah yang telah diubah menjadi pupuk kompos untuk dimanfaatkan di lahan pertanian.Â
Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut adalah untuk memberikan pemahaman bagi warga Desa Bolo dalam memanfaatkan dan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos.Â
Jalannya kegiatan KKN / Pengabdian Masyarakat tersebut tidak terlepas dari bimbingan Bapak Hasan Ismail, S.AP., M.AP. selaku DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) KKN Untag Surabaya yang telah memberikan bimbingan dan arahan sebelum dan selama kegiatan KKN berlangsung sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.Â
Dengan adanya kegiatan Pengabdian Masyarakat tersebut diharapkan dapat memberikan solusi bagi warga Desa Bolo dalam upaya menanggulangi sampah organik dengan tepat guna, dapat menambah nilai jual dari sampah tersebut, mengurangi pencemaran lingkungan, mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor, serta memberikan manfaat dalam bidang pertanian.
#UntagSurabaya #KitaUntagSurabaya #UntukIndonesia #UntagSurabayaKeren #EcoCampus #KampusKompeten
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H