Mohon tunggu...
Sigit Eka Pribadi
Sigit Eka Pribadi Mohon Tunggu... Administrasi - #Juara Best In Specific Interest Kompasiana Award 2023#Nominee Best In Specific Interest Kompasiana Award 2022#Kompasianer Terpopuler 2020#

#Juara Best In Specific Interest Kompasiana Award 2023#Nominee Best In Specific Interest Kompasiana Award 2022#Kompasianer Terpopuler 2020#Menulis sesuai suara hati#Kebebasan berpendapat dijamin Konstitusi#

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

5 Hal yang Bisa Diterapkan agar Jadi Good Team Player bagi Teamwork

14 Juli 2022   11:09 Diperbarui: 14 Juli 2022   16:26 959
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kerja team work oleh para karyawan | Dokumen Foto Via Freepik.com

Pernakah Anda merasa mengerdilkan diri Anda sendiri dalam suatu teamwork di kantor?

Bahkan Anda malah merasa jadi "beban keluarga" di teamwork karena merasa ada keterbatasan kemampuan Anda dalam teamwork?

Atau yang ini, Anda justru merasa tidak dilibatkan dalam teamwork karena bukan bagian dari "bestieh" rekan-rekan Anda dalam tim.

Waduuuh Mazeehhh, mbakeeehh, jangan sampai ngambek dan julid begitu lah, jangan malah semakin mengucilkan diri sendiri, justru Anda jadinya akan semakin terbenam.

Bahkan bisa jadi malah rekan setim Anda semakin jadi beneran enggak menganggap Anda bagian dari satu "bestieh" dalam teamwork, jadi tambah miris dan sedihkan.

Padahal sebenarnya enggak begitu loh, rekan-rekan kerja setim Anda belum tentu berlaku mengecilkan Anda kalau tidak dari Anda sendiri yang respon dan respek sebagai apa Anda dalam teamwork.

Ya, kalau mau contoh sederhananya bisa di ambil dalam game Mobile Legend Bang Bang, dalam setiap pertandingan masing-masing player punya peran dalam teamwork, bahkan satu teamwork malah seringkali merupakan kombinasi acak dari pemain solo.

Di sini, role masing-masing dipertanggung jawabkan, mulai Asassin, Fighter, Marksman, Mage, Support, dan Tank, semua punya tanggung jawab dan peran masing-masing untuk kerja sama team. Kekompakan bersama adalah kunci kemenangan teamwork.

"Catatan khusus, penulis paling sebel kalo team enemy pick Hero Nana heuuhh, moniyan nya dan ultinya, ngeselin banget deh, Hero Tank Fighter Gatotkaca andalan penulis jadi sering ter-stun enggak bisa ulti, semprul lu Nana, awas lu ya, wkwkwk, Walah kok jadi ngomgongin game sih, wkwkwk".

Okelah kembali ke laptop, intinya dalam team work itu Anda harus mengetahui secara mendalam bagaimana sih agar Anda bisa jadi good team player dan bisa kompak dalam teamwork?

Nah, sedikit banyaknya ada beberapa saran yang bisa penulis referensikan buat Anda.

Lalu, apa sajakah itu?

Ilustrasi karyawan bekerja secara tim | Dokumen Foto Via Freepik.com
Ilustrasi karyawan bekerja secara tim | Dokumen Foto Via Freepik.com

1. Memahami peran dan fungsi dalam teamwork dalam mensupport visi misi bersama.

Ya, terkait berdaya guna atau tidaknya Anda dalam teamwork itu, ya terdapat dalam diri Anda sendiri, sejauh mana Anda dapat mengeksplor diri terkait peran dan fungsi Anda dalam tim.

Antusias diri untuk semangat terlibat, perhatian, dan mau tahu apa saja sih yang digarap oleh teamwork, sehingga rekan setim Anda jadi respon dan respek kepada Anda, dan karenanya mereka jadi peduli dan perhatian kepada Anda, karena Anda bisa kompak dan juga peduli dengan kebersamaan demi kesuksesan teamwork.

2. Open mind dan open heart.

Ya, buka pikiran dan buka hati, untuk selalu terbuka dan mau menerima ide, saran, maupun kritik, serta tidak baperan sehingga tidak buta pikiran dan buta hati karena lebih mengedepankan idealisime diri.

Antusias bersama tim, untuk kolaborasi dan kombinasi saling menuangkan ide dan gagasan demi kekompakan, keutuhan dan kebersamaan teamwork.

3. Fleksibel terhadap fungsi diri terkait jobdesk yang berbeda.

Nah, di sinilah yang seringkali jadi batu sandungan dalam suatu teamwork, ketika salah satunya dari tim malah enggan untuk fleksibel bila ada jobdesk tambahan.

Padahal juga, jobdesk tambahan ini sifatnya insidentil atau temporari masa sih enggak mau fleksibel, padahal enggak juga Anda sendiri kan yang dapat jobdesk tambahan ini, kan tujuannya untuk tim.

Lagi pula dengan adanya jobdesk tambahan ini malah ada tambahan wawasan, kompetensi, dan skill, enggak ada ruginya sih sebenarnya. 

Jadi ya untuk apa harus idealis dan kaku-kaku amat terhadap jobdesk sendiri, lebih baik fleksibel menimba ilmu dengan menerima secara loyal terkait jobdesk tambahan, dan dapat manfaat berharga dari pencapaian hasilnya.

4. Atittude positif.

Gambaran sikap dan perilaku yang tidak support terhadap team work terpampangnya nyata dari bagaimana attitude dalam kesehariannya.

Rekan setim tentunya dapat menilai dan membaca respon-respon Anda dari attitude Anda, apalagi kalau Anda bersikap antipati terkait produk kerja tim, sehingga akan terlihat jelas sisi egosentris dan idealisme meskipun Anda berusaha menutup-nutupinya.

Oleh karenanya, dalam attitude ini haruslah juga saling mendukung, untuk mempraktikan dan menunjukkan tindakan attitude yang berkelas.

5. Totalitas dan loyalitas.

Jika satu teamwork berhasil dalam menggarap produk kerja ataupun event, maka keberhasilan tersebut merupakan buah totalitas dan loyalitas secara team work dan keberhasilan jerih payah bersama.

Artinya, tidak hanya satu orang atau dua orang saja yang merasa berjasa dan punya andil, tidak ada sebutan dominan, tapi pada takaran yang sama seluruh player dalam tim punya peran dan berjasa karena totalitas dan loyalitas kerja.  Setiapnya adalah good team playar bagi teamwork.

Ya, begitulah kira-kira beberapa hal yang bisa mendukung keberhasilan team work dalam mengemban amanah yang dibebankan secara tim.

Sekecil apapun peran dan fungsi dalam teamwork, semuanya memiliki keberdayagunaan dalam tim. Ibarat kata kerja tim itu dikeroyok bersama dalam rangka mencapai tujuan bersama.

Nah, selanjutnya adalah terserah Anda, apakah Anda mau jadi good team player dalam teamwork Anda? Boleh lah Anda kuatkan dengan beberapa hal yang penulis sarankan ini.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat.

Sigit Eka Pribadi.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun