Menetes peluh di dahimu terkena tiupan angin pagi
Berburu pelanggan berkejaran dengan jam dinding
Dingin udara pagi menusuk kulit tak kau hiraukan
Hujan gerimis becek jalanan bukan penghalang
Perjuangan antar sayuran tepat waktu ke pelanggan
Tak seberapa untung kau dapatkan
Tak semua habis terjual
Namun semangat juang sebuah kepercayaan
Mampu mengalahkan ego duniawi
Kau dorong gerobak kecilmu
Melewati gang kecil penuh sesak
Dibalik pintu melambai lirih
Berharap pulang dengan membawa hasil
Gadis kecil berlari menghampiri
Membawa sejuta harapan pada si penjual sayur
Harapan satu satunya
Karena sang ayah lama berpulang
Ngantang, 30 November 2019
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI