Mohon tunggu...
Shela IndahSavitri
Shela IndahSavitri Mohon Tunggu... Dosen - Dosen

Saya adalah seorang pengajar yang menyukai dunia literasi

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Pentingnya Penegakan Hukum Dalam Menjaga Kestabilan Sosial

7 Januari 2025   11:08 Diperbarui: 7 Januari 2025   11:08 48
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik


Untuk menjaga kestabilan sosial di suatu negara, penegakan hukum sangatlah penting. Hukum berfungsi sebagai pedoman yang mengatur perilaku dan hubungan sosial dalam masyarakat yang semakin kompleks, dimana interaksi antar individu dan kelompok semakin intensif. Dengan penegakan hukum yang kuat, orang dapat merasa aman dan terlindungi dari hal-hal yang merugikan, seperti kejahatan dan perlindungan kekuasaan.

Kemampuan penegakan hukum untuk mewujudkan keadilan juga penting. Individu lebih cenderung mematuhi norma sosial yang berlaku ketika hukum diterapkan secara konsisten, yang mengurangi kemungkinan konflik. Selain itu, penegakan hukum yang baik dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan karena mereka merasa memiliki hak dan perlindungan yang sama.

Namun, berbagai menyebabkan masalah penegakan hukum, seperti korupsi, dan pelanggaran sumber daya. Oleh karena itu, penegakan hukum harus diperkuat secara konsisten. Konsekuensinya, penegakan hukum tidak hanya membantu pelanggar hukuman, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum dan menciptakan lingkungan yang damai.

Tujuan utama penegakan hukum adalah untuk menciptakan rasa keadilan, kepastian hukum, dan keuntungan bagi masyarakat. Peran hukum dalam mewujudkan keadilan sosial di masyarakat sangat penting untuk pembentukannya.

Selain berfungsi untuk menjaga ketertiban, hukum juga berfungsi untuk menjamin bahwa setiap orang memiliki hak dan perlindungan yang sama di hadapan hukum. Melalui penerapan hukum yang merata dan adil, keadilan sosial yang diharapkan dapat tercapai. Namun, kenyataannya menunjukkan bahwa penerapan hukum seringkali tidak adil. Banyak keputusan hukum yang dianggap tidak adil oleh masyarakat, menyebabkan ketidakpuasan dan ketidakpercayaan terhadap sistem hukum. Oleh karena itu, hukum harus bersifat substantif dan formal dengan mempertimbangkan prinsip keadilan yang lebih luas.

Penegakan hukum merupakan komponen penting dalam menjaga kestabilan sosial sebuah masyarakat. Hukum berfungsi sebagai sistem regulasi yang kuat untuk menjaga kestabilan masyarakat dan menjamin hak-hak individu di tengah-tengah dinamika sosial yang kompleks. Berikut adalah beberapa alasan pentingnya penegakan hukum:

Membangun Ketertiban dan Kepastian

A. Ketertiban masyarakat:

  • Struktur yang Jelas: Hukum memberi struktur yang jelas bagi perilaku manusia, sehingga setiap orang mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa yang dilarang. Struktur ini membentuk dasar moral dan etik yang sama-sama dipahami oleh seluruh anggota masyarakat.

B. Kepastian Hukum

  • Jaminan Hak-Hak Individu: Penegakan hukum memberikan jaminan bahwa hak-hak individu akan dilindungi dan dihormati. Ini meningkatkan rasa aman dan keyakinan warga atas pemerintahan mereka.

Menyelamatkan dari Anarkisme

Jika tidak ada aturan yang kuat, masyarakat cenderung menuju anarkisme, yaitu situasi tanpa kontrol dan aturan. Dalam situasi darurat dan gangguan umum, seperti kejahatan meluap dan pertumpahan darah, hal ini bisa berakhir. Oleh karena itu, penegakan hukum berfungsi sebagai pertahanan utama terhadap anarkisme. Aturan yang adil dan jelas mendorong perilaku yang lebih baik dan mengurangi kemungkinan konflik besar-besaran.

Fungsi Preventif

Penegakan hukum melakukan banyak hal untuk mencegah masalah pasca-konflik. Pemerintah dapat mencegah tindakan ilegal sebelum terjadi melalui edukasi publik dan kampanye anti-pencemaran lingkungan (seperti anti-narkoba). Selain itu, adanya inspektorat yang aktif menjaga dapat mencegah banyak pelanggaran sejak awal. Salah satu contohnya adalah bahwa pengawasan polisi yang intensif telah berhasil mengurangi tingkat kejahatan di beberapa daerah.

Memfasilitasi Dialog dan Resolusi Konflik

Penegakan hukum bertindak sebagai mediator netral ketika konflik muncul karena pernikahan antara kelompok atau individu. Pihak terkait dapat membicarakan masalah sensitif tanpa melontarkan tuduhan langsung melalui proses hukum yang obyektif dan mapan. Hal ini tidak hanya mencegah konflik berlanjut, tetapi juga mendorong konstruksi konstruktif yang dapat menghasilkan solusi yang adil bagi masing-masing pihak.

Kesimpulannya : Penegakan hukum adalah praktik-praktis yang bermanfaat bagi masyarakat modern, bukan hanya implementasi ide-ide abstrak. Menjaga integritas sistem peradilan semakin penting dalam dunia modern yang semakin global dan kompleks. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk mendukung upaya penegakan hukumuntuk mewujudkan lingkungan yang aman dan damai. Oleh karena itu, kita dapat merayakan kehidupan bermasyarakat yang lebih damai dan sejahtera.

Referensi

John Rawls, "The Theory of Justice" (1971) - Buku klasik filsafat politik yang membahas tentang prinsip-prinsip keadilan dalam masyarakat.

Artikel umum ini dibuat untuk memberikan gambaran tentang pentingnya penegakan hukum dalam menjaga kestabilan sosial.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun