Mohon tunggu...
Setiyo Bardono
Setiyo Bardono Mohon Tunggu... Administrasi - Staf Kurang Ahli

SETIYO BARDONO, penulis kelahiran Purworejo bermukim di Depok, Jawa Barat. Staf kurang ahli di Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MAPIPTEK). Antologi puisi tunggalnya berjudul Mengering Basah (Aruskata Pers, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (Pasar Malam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014).

Selanjutnya

Tutup

Ramadan Pilihan

Bersih-bersih Musholla As Syukur Jelang Puasa Ramadan 1445 H

9 Maret 2024   16:36 Diperbarui: 9 Maret 2024   16:52 571
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sabtu pagi (9/3/2024) sekitar pukul delapan, terdengar pengumuman dari pengeras suara Musholla As Syukur. 

Pemberi pengumuman mengharapkan kehadiran warga Kampung Kekupu RT 02/04 Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok untuk kerja bakti membersihkan Musholla As Syukur.


Sehari sebelumnya, Ketua DKM Musholla As Syukur, Bapak Subur telah memberi informasi melalui Grup WA mengenai rencana kerja bakti bersih-bersih musholla dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1445 H.

Selain bersih-bersih Musholla As Syukur, dilaksanakan juga pemasangan tenda di samping musholla untuk mengantisipasi membludaknya jamaah sholat tarawih, terutama di malam-malam awal bulan Ramadan.

Meskipun cuaca mendung dan sesekali gerimis, namun puluhan warga tetap semangat melaksanakan kegiatan bersih-bersih Musholla As Syukur. Mulai dari membersihkan karpet, pintu, jendela, kipas angin, tempat wudhu, toilet, dan lain-lain. Selanjutnya memasang tenda di samping musholla.

Melalui kerja bakti ini diharapkan kondisi Musholla As Syukur menjadi lebih kinclong dan   lebih nyaman sebagai tempat ibadah, terutama saat bulan suci Ramadan.

Pemasangan tenda di samping Musholla As Syukur (Foto Setiyo).
Pemasangan tenda di samping Musholla As Syukur (Foto Setiyo).

Awal Puasa Diperkirakan Berbeda, Lebarannya Sama

Saat ini, umat Islam di Indonesia sedang menunggu penetapan awal Ramadan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) yang akan melaksanakan sidang isbat pada Minggu, 10 Maret 2024.

Sementara, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Senin, 11 Maret 2024 dan 1 Syawal 1445 H pada hari Rabu, 10 April 2024. Keputusan tersebut dilakukan dengan metode hisab Wujudul Hilal Hakiki.

Pada hari Jumat (8/3/2024), saya berkesempatan menyimak paparan Prof. Thomas Djamaluddin, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang penetapan awal Ramadan sesuai kriteria MABIMS.

Saat ini, Kemenag menggunakan kriteria baru sesuai hasil kesepakatan Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) pada 2021 yaitu ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Prof. Thomas Djamaluddin (Foto Setiyo)
Prof. Thomas Djamaluddin (Foto Setiyo)
Berdasarkan kriteria itu, Prof. Thomas Djamaluddin memprakirakan 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.


Ia memaparkan bahwa pada tanggal 10 Maret 2024, tinggi bulan di Indonesia hanya sekitar 1 derajat atau kurang, elongasinya hanya 1,7 derajat. Kondisi tersebut belum memenuhi kriteria MABIMS yaitu minimal 3 derajat dan elongasinya 6,4 derajat.

Karena itu, berdasarkan hisab maka 1 Ramadan 1445 H baru jatuh pada 12 Maret 2024. Kondisi ini akan dibuktikan secara Rukyat pada saat magrib tanggal 10 Maret 2024

Selanjutnya, kita juga harus menunggu hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan Kementerian Agama pada 10 Maret 2024.

Sementara untuk 1 Syawal 1445 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada 10 April 2024. Hal itu menurut Prof Thomas, pada 9 April 2024, peta garis tanggalnya wilayah Indonesia dan sebagian Australia sudah sudah memenuhi kriteria MABIMS.

"Sehingga Idul Fitri-nya Insya Allah akan seragam tanggal 10 April 2024," terang Prof Thomas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ramadan Selengkapnya
Lihat Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun