karna ku anggap aku baik dan kau segala yang tak baik.
ku anggap kaulah tukang goda dan menghasutku untuk melakukan yang tak baik.
aku senang setiap ketidak baikan yang kulakukan ku salahkan padamu.
meski sejatinya saat ku menyalahkanmu, aku menyesal pada diriku.
kau tumbuh bersama diriku..., didalam tubuhku.., menjadi satu.
hatiku selalu menolak untuk mengikuti inginmu yang ternyata juga inginku,
kenapa ketidak baikan yang melekat padamu tumbuh subur didiriku?
kamu iri ya sama aku?? hingga kau ingin selalu hidup ditubuhku dan berakar disifatku.
untung aku masih punya hati dan nurani, punya otak dan dibekali Tuhan pengetahuan.
hingga kamu kadang tak leluasa tinggal didalam diriku.
pergilah kau setan,,,,, meskipun kau terbuat dari api, bukan cahaya itu yang kumau.