Ia juga menjelaskan, diskriminasi dan segregasi, yang komunitas masyarakat muslim terima, dikarenakan status minoritas komunitas tersebut.
Akan tetapi, menurut Mondon, komunitas muslim tersebut masih berusaha menghindari diskriminasi tersebut.
Berdasarkan penjelasan di atas, belum ada bukti yang valid  jika Omar ikut terlibat ledakan bom di Paris atas perintah dari ISIS dan tidak menutup kemungkinan jika Omar melakukannya hanya atas kemauannya sendiri untuk balas dendam.
Jack Jenkins menjelaskan bahwa Islamic State mendapat unsupported responds dari beberapa pemimpin kelompok Islam di Eropa.
Ia menjelaskan kelompok Islam seperti Ahmadiyyah, Al-Mustafa Islamic Centre and Chair of the Irish Muslim Peace & Integration Council, Muslim Council of Britain, dan the Council on American-Islamic Relations (CAIR), menyatakan bahwa tidak ada ajaran dalam Islam yang menganjurkan untuk melakukan aksi terorisme.
Pernyataan di atas juga merupakan dukungan dan ucapan belasungkawa terhadap tragedi Paris. Akan tetapi, foxnews memberikan penjelasan yang berbeda dari berbagai penjelasan sebelumnya. Foxnews menjelaskan aksi terorisme yang terjadi di Paris adalah perbuatan ISIS.
Menurut Foxnews, hal ini dikuatkan dengan temuan polisi yang menyatakan ada pemuda asal Paris yang telah bergabung dengan ISIS. Tidak disebutkan siapa pemuda tersebut, tetapi polisi telah menetapkan ia tergabung di organisasi ISIS.
Berdasarkan penjelasan di atas, tragedi di Paris ini tidak hanya ledakan saja. Dari penjelasan dan peta di atas, ada tiga tempat yang dijadikan baku tembak dan penyanderaan yang dilakukan oleh sekelompok orang tertutup pakaian serba hitam dan membawa senapan laras panjang otomatis. Walaupun begitu, menurut Anda, apakah ini benar perbuatan ISIS?
Sumber:Â https://www.selasar.com/budaya/tragedi-paris-benarkah-perbuatan-isis
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H