Mohon tunggu...
Sardo Sinaga
Sardo Sinaga Mohon Tunggu... Freelancer - IG: @raja_bodat

Pecinta Sejarah dan Ilmu Budaya. Pemula. Menulis Apa Saja Yang penting Tidak Melanggar Hukum.

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Rekomendasi Film Detective Conan Part II

1 Maret 2022   01:28 Diperbarui: 1 Maret 2022   01:51 1188
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diambil dari akun Instagram @movie_lin_channel

Setelah sekian lama tidak menulis karena kesibukan pribadi, akhirnya penulis kembali menulis di Kompasiana. Pada kali ini, penulis akan kembali menulis tentang serial Detective Conan. 

Beberapa waktu sebelumnya, penulis sempat menulis tentang Detective Conan yang merupakan salah satu anime legendaris seperti One Piece, Naruto Shippuden, Dragon Ball, dan berbagai anime jadul lainnya. 

Pada part sebelumnya, penulis berfokus pada serial movie-nya saja. Mungkin pada saat ini generasi kelahiran 2000 keatas sangat asing pada anime tersebut. Namun berbeda dengan generasi 90-an yang mungkin hafal judul-judul lawas. 

Baca Juga: Rekomendasi Film Detective Conan Part I

Pada part sebelumnya, penulis menuliskan secara singkat tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam anime tersebut. Selain itu, penulis juga menuliskan secara singkat benang merah dari anime tersebut. Jika informasi tersebut dirasa kurang detail, mungkin pembaca disarankan mecarinya lebih dahulu.

Saat ini, jumlah movie Detective Conan mencapai 24 film dan tahun ini (15 April 2022) akan rilis film terbarunya yang berjudul Detective Conan Movie: The Bridge Of Halloween. Dan seperti pada part sebelumnya, penulis hanya akan merekomendasikan film yang menurut penulis menarik.

1. Detective Conan: The Private Eye' Requiem


Film ini merupakan seri kesepuluh yang tayang pada 15 april 2006. Kisah ini diceritakan Kogoro Morui diundang ke wahana bermain Miracle Land oleh salah satu klien  untuk menyelidiki pembunuhan Nishio Masaharu. Kogoro Mouri datang bersama anaknya, Ran Morui, Conan, dan beserta anggota detektif cilik. Klien tersebut merahasiakan identitasnya dan meminta untuk menyelidikinya sendiri.

Sebelum menjelaskan detail kasus tersebut, mereka diberikan jam tangan yang dikhususkan tamu VIP. Setelah mereka memakai jam tangan tersebut, mereka disuruh keluar dan menikmati wahana secara bebas, kecuali Kogoro Mouri dan Conan. 

Namun tanpa diduga, jam tersebut merupakan alat peledak dan mereka berdua diancam untuk tidak lari dan melapor polisi. Jam tangan akan meledak dengan sendirinya jika lewat dari tengah malam atau keluar dari wahana bermain jika telah memasuki wahana tersebut.

Akhirnya mereka terpaksa menyelidiki kasus tersebut dan mereka juga diberikan HP untuk diberikan kode agar bisa memecahkan kasus tersebut. Pada pertengahan pencarian, mereka bertemu Hattori Heiji. Kasus Hattori pun sama dan dia juga dijebak dengan Kazuha sebagai sandera. Selain Hattori Heiji, mereka juga bertemu Hakuba Saguru dengan kasus yang sama.

Setelah mengetahui beberapa titik terang, ada sebuah kejadian perampokan yang dilakukan oleh klub misteri mahasiswa Universitas Yokohama yang beranggotakan Itou Suehiko, Nishio Masaharu, dan juga Shimizu Reiko. Mereka juga mengetahui bahwa identitas asli klien mereka adalah Itou Suehiko yang juga sebagai buronan yang membunuh rekannya, Nishio Masaharu.

Kebenaran dari kasus tersebut terungkap bahwa mereka berusaha membajak sebuah truk dan merampok perusahaan investasi. Namun Nishio Masaharu tidak sengaja membunuh salah satu pegawai dan aksi mereka tidak sengaja dilihat oleh pesulap Kaito KID. Shimizu Reiko mengkambing-hitamkan mereka berdua agar menguasai hasil rampokan mereka dengan membunuh Nishio Masaru.

Pada akhirnya Conan dan Hattori berhasil menangkap Itou Suehiko yang merupakan anggota perampok dan juga membunuh rekannya. Mereka juga berhasil menyelamatkan Ran, Kazuha, dan grup detektif cilik. Selain itu, mereka juga mengetahui Kaito KID selama ini membantu mereka dengan menyamar sebagai  Hakuba Saguru.

2. Detective Conan: Dimensional Sniper


Film ini tidak terlalu lama dan juga tidak terlalu baru yang tayang pada 19 April 2014. Film ini juga merupakan film pertama yang melibatkan para anggota FBI seperti Akai Shuichi yang menyamar sebagai Subaru Okiya, Jodie Starling, James Black, Andre Camel, dan juga Sera Masumi yang merupakan adik dari Akai Shuichi.

Awal dari film ini diawali Kogoro Mouri beserta Ran, Conan, dan detektif cilik diundang oleh keluarga Sonoko dalam pembukaan gedung Bell Tree Tower yang dimiliki Suzuki Corporation. Sayangnya disaat mereka menikmati pemandangan, terjadi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang sniper. Conan yang dibantu Sera Masumi sempat berusaha mengejar pelaku tersebut, namun pelaku berhasil melarikan diri.

Tim FBI beserta tim kepolisian Tokyo bekerja sama untuk menangkap pelaku yang diduga merupakan mantan anggota militer Amerika Serikat SEAL,Timothy Hunter. Awalnya, Hunter merupakan pahlawan perang dan diberikan lencana bintang perak. Namun lencana tersebut dicabut karena tidak sengaja menembak warga sipil. Ia sempat kembali bertugas, namun berhenti karena tertembak musuh. 

FBI menjelaskan bahwa yang tertembak adalah Brian Woods, seorang wartawan yang menulis tentang Hunter. Karena artikel Brian juag menjadi salah satu alasan Hunter berhenti menjadi tentara. FBI juga memberikan daftar nama yang kemungkinan akan menjadi korban. Nama-nama tersebut ialah Jack Waltz, Bill Murphy, dan Hitoshi Moriyama.

Selain memiliki daftar kuat sebagai korban, FBI juga memberikan daftar orang yang dekat dengan Hunter. Orang-orang tersebut ialah Scott Green, yang mengajar kelas sniper, Kevin Yoshino yang sebagai pemilik toko militer dan toko bekas militer USA, dan juga Mark Spencer yang merupakan pesaing Hunter.

Ketika menyelidiki ke-enam orang terkait tersebut, ketiga terduga korban pernah melaporkan Hunter atas penganiayaan. Karena laporan tersebut, keluarga Hunter berantakan dan ia ditinggalkan sendiri di Jepang. Selain itu, diketahui bahwa Hunter juga sudah tidak mampu menembak dengan sniper dan memiliki kaki tangan yang diduga sebagai orang terdekat Hunter. Mereka pun memutuskan untuk melindungi mereka bertiga.    

Pada saat FBI dan Kepolisian Tokyo berusaha Bill Murphy, dan Hitoshi Moriyama, mereka lengah dan pada akhirnya terbunuh. Disisi lain, Hunter ditemukan tak bernyawa yang diduga bunuh diri atau dibunuh oleh kaki tangannya. Waltz yang sebagai korban terakhir mendapatkan pesan misterius untuk mengunjungi suatu tempat. Ia menduga bahwa pesan tersebut adalah Hunter dan berusaha akan membunuhnya.

Pada malam harinya ketika ia datang, ia menyadari bahwa ia dijebak dan berusaha dibunuh oleh Kevin Yoshino yang merupakan kaki tangan Hunter. Kevin merupakan murid didik Hunter dan sangat loyal dengan Hunter. Conan sebenarnya sudah mengetahui lokasi yang akan dijadikan pembunuhan. Ia dibantu Subaru Okiya (Akai Shuichi) untuk menyelamatkan korban terakhir dan mampu menangkap Kevin.

3. Detective Conan: The Drakest Nightmare


Membahas film Detective Conan belum lengkap jika tidak melibatkan Black Organization atau anggota jubah hitam. Seperti biasa karakter inti Conan, Ran, Kogoro, dan detektif cilik selalu tetap ada disetiap film Conan. Namun terdapat penambahan fokus karakter yaitu Curacao, yang sebagai anggota jubah hitam terbaik.

 Curacao mendapatkan tugas dari RUM, pimpinan organisasi jubah hitam untuk menyelidiki penyusup yang ada diorganisasi mereka. Ia pun sangat mudah mendapatkannya dan tak menyangka Bourbon alias Amuro Tooru sebagai polisi rahasia Jepang yang disebut ZERO. Agar identitasnya tidak terbongkar, Amuro berusaha mengejar Curacao dan berusaha membunuhnya. Namun saat kejar-kejaran, ledakan terjadi yang disebabkan Akai Shuichi. 

Curacao berhasil selamat, namun ia mengalami amnesia. Grup detektif cilik menemukan Curacao ditempat wahana bermain dalam keadaan terluka.  Haibara awalnya curiga dengan wanita tersebut, namun ia mengetahui bahwa ia anggota jubah hitam. Haibara dan Conan berbicara kepada wanita tersebut. Kekhawatiran Conan dan Haibara mulai sedikit lega dikarenakan bahwa ia lupa ingatan dan menjelaskan status mereka bertiga. 

Disisi lain GIN yang sebagai eksekutor organisasi mendapatkan daftar para penyusup. Organisasi langsung menghabisi mereka dan menyisakan Amuro (Bourbon) dan Rena Mizunashi (KIR) untuk diadili. Vermouth berusaha menghubungi Curacao melalui dan dijawab oleh Conan yang menyamar dengan suara Curacao. Amuro dan Rena berhasil selamat karena dikelabui Conan.

Tim kepolisian rahasia yang mengetahui identitas Curacao bedasarkan informasi Amuro pun mencari dia dan menjemput paksa.  Ia sebenarnya ingin melawan, namun terpaksa menyerahkan diri agar grup detectif cilik tidak terlibat. Disini dia mulai sadar akan identitasnya sebagai pembunuh, namun disaat yang sama hati nuraninya mulai tumbuh dikarenakan anak-anak tersebut yang tidak berdosa. 

Organisasi yang mengetahui hal tersebut tidak tinggal diam dan akan menghancurkan wahana bermain tersebut agar jejak mereka tidak diketahui. Dimalam hari, dia diinterogasi di bianglala. Saat diinterogasi, ia memang sudah sadar sepenuhnya dan berusaha menyelamatkan diri. Disaat yang sama, tim organisasi hitam yang dipimpin GIN mulai melakukan aksi pembantaian.

Amuro dan Akai Shuichi yang biasanya tidak akur mulai bekerja sama untuk menghentikan mereka. Curacao yang awalnya ingin melarikan diri tidak sengaja melihat para detektif cilik di biang lala yang terjebak reruntuhan. Akhirnya ia memutuskan mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan mereka. 

 Penutup.

Dari ketiga film ini merupakan salah satu film rekomendasi serial Detective Conan. Penulis juga sempat menulis beberapa film dari Conan dan masih banyak yang mungkin akan dibahas. Sembari menunggu film terbaru pada april ini, penulis akan mencoba menulis Detektive Conan lagi dan beberapa judul film lain.

Sardo Sinaga.

01  Maret 2022 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun