Mohon tunggu...
Safira Karimah Aulia
Safira Karimah Aulia Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Uin Sunan Kalijaga 2022

22107030028

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Pantai Watu Lawang, Pesona Wisata Ujung Yogyakarta

1 Juni 2023   23:58 Diperbarui: 2 Juni 2023   00:03 1271
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Watu Lawang" adalah formasi batuan alam yang terletak di Indonesia. "Watu" berarti "batu" atau "batu" dalam bahasa Jawa, dan "Lawang" dapat diterjemahkan sebagai "pintu" atau "gerbang". Bersama-sama, "Watu Lawang" secara kasar diterjemahkan menjadi "gerbang batu" atau "pintu batu".

Meskipun mungkin ada banyak lokasi dengan nama "Watu Lawang" di Indonesia, salah satu situs yang terkenal adalah Pantai Watu Lawang yang terletak di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini terkenal dengan formasi batuannya yang unik, antara lain lengkungan batu besar yang menyerupai gapura atau pintu. Lengkungan berdiri di garis pantai, memungkinkan pengunjung melewatinya saat air surut.

Pantai Watu Lawang ini berlokasi di Kecamatan Tepus, Gunung Kidul.

Pantai ini berdekatan juga dengan Pantai yang terkenal di Jogja yaitu Pantai Indrayanti. dinamakan Pantai Watu Lawang karena terdapat ada batu yang berbentuk seperti pintu yang terletak di mulut goa. Pantainya juga bersih dan berpasir Putih dan Halus. kalian juga bisa trekking ke Bukit di Atas untuk menikmati Pemandangan indahnya Pantai Watu Lawang dari ketinggian. Tiket Masuk ke Pantai Watu Lawang Rp 9.000 per orang, itu sudah termasuk beberapa pantai yang berada di Gunung Kidul. Wisatawan yang ingin berlibur ke Pantai Watu Laawang tidaak perlu khawatir karena Pantai ini menyediakan fasilitas warung, toilet juga tersedia disini, terdapat banyak Gazebo, yang bisa kita sewa untuk sekedar berteduh untuk kalian yang sedang ingin ke Pantai dengan suasana yang indah, Pantai Watu Lawang bisa jadi rekomendasi wisata kalian di Yogyakarta.

Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi

Pantai Watu Lawang menawarkan pemandangan pantai yang menakjubkan, dengan tebing terjal, perairan biru jernih, dan pemandangan yang indah. Ini adalah tujuan populer bagi pecinta alam, fotografer, dan mereka yang mencari pengalaman pantai yang damai.

Akses ke Pantai Watu Lawang masih berupa tanah dan batuan kapur. Jika menggunakan mobil, jalan hanya bisa dilalui satu mobil. Pantai Watu Lawang terletak persis di bagian timur Pantai Indrayanti. Jarak tempuh Pantai Watu Lawang dari Pantai Indrayanti sekitar 550 meter dengan waktu tempuh sekitar tiga menit.

Pada saat saya ke Pantai Watu Lawang, cuaca nya sangat mendukung. Saya berangkat ke Pantai Watu Lawang bersama 9 orang teman saya, yaitu Syifa, Ghefira, Mutiara, Kiraami, Oci, Rizky, Adi, Reza, Axel. Kami berangkat menggunakan 5 motor dengan membawa banyak perlengkapan camping. Ya, kita mantai sekalian nge camp. Karena menurut kami, kayaknya kalau cuma ke Pantai 1-2 jam kurang puas rasanya, jadi sekalian camping aja.

Setalah 3 jam perjalanan, akhirnya saya dan teman teman sampai di Pantai Watu Lawang. Sesampainya kami disana, ternyata matahari sudah tenggelam. Bahkan, selama diperjalanan hanya lampu sorot dari motor yang menjadi penerangan kami. Sepanjang jalan, gelap sekali sekitar. Bahkan saat sampai pun, kami tidak bisa melihat pemandangan apapun. Hanya terdengar suara desir pantai dan ricuh deru nya ombak.

Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi

Kami langsung mendirikan 2 tenda, laki laki dan perempuan terpisah pastinya. Tapi tetap pada 1 kawasan agar tidak mencar dan memudahkan apabila perlu sesuatu. Setelah sekitar 20 menit mendirikan tenda, kami langsung masak untuk makan malam. Menu makan malam kami yaitu magelangan. Dilanjutkan dengan makan bersama dan menikmati waktu malam di tebing Pantai. Bukan camping rasanya kalau tidak ada acara nyanyi nyanyi, kami bernyanyi bersama diiringi oleh gitar yang dimainkan oleh Rizky. Lagu lagu Tulus menjadi playlist utama kami pada malam hari itu.

Di pagi hari, ketika matahari mulai terlihat. Kami semua bangun untuk menyaksikan sunrise, sangat indah. Sekitar jam 8 kami mulai turun untuk bermain main air dan pasir di Tepi Pantai. Sepi, mungkin karena Pantai ini terbilang Pantai yang jarang dikunjungi oleh orang orang.

Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi

Saat kami ingin foto bersama kami meminta tolong pada pengunjung lainnya yang bernama mbak Rina. Mbak Rina berasal dari Kota Cilacap. Ia memutuskan untuk liburan 3 hari ke Jogja sebelum melaksanakan UAS. "Aku milih Pantai Watu Lawang tuh karna aku liat di tiktok pantai ini bagus banget, viewnya juga bagus, terus pasirnya putih, ga banyak sampah, dan masih sepi dibanding pantai pantai lainnya" jawab Mbak Rina saat saya tanya mengapa memilih Pantai Watu Lawang dibanding pantai lainnya.

Setelah puas berfoto foto, kami bersih bersih, mandi dan makan di warung Bu Jum. Bu Jum juga menyediakan 3 kamar mandi untuk pengunjung yang ingin bersih bersih. Bu Jum menjual berbagai macam aneka jajanan, seperti snack, kacang kacangan, mie mie an, minuman hangat ataupun minuman dingin. Bu Jum juga menyewakan stop contact bagi pengunjung yang kehabisan batre hp dan ingin mengecasnya. "Saya buka warung selama 24 jam mbak, karena kadang ada pengunjung pantai yang baru dating di malam hari kayak mbak nya semalam, kan lumayan mbak buat tambah tambah" ucap Bu Jum saat saya tanya tentang jam operasional warung nya.

"Tapi kalo di Pantai ini tuh harus hati hati naro motornya, karna pernah kejadian ada rombongan anak muda mau camping disini, parker motornya agak jauh dari sini terus pas mau pulang di cek motornya udah gaada, padahal udah di kunci stang." Lanjut Bu Jum.

Jadi, kemanapun kamu pergi, usahakan untuk menjaga barang barang bawaanmu, pesan Bu Jum kepada kami sebelum kami meninggalkan Pantai Watu Lawang.

Jadi gimana? Sudah tertarik dan ingin mencoba main di Pantai Watu Lawang belum?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun