Sahur on the road merupakan aktivitas yang asyik dilaksanakan saat Ramadan. Namun, saat ini saya tidak melakukan sahur on the road. Hal ini karena aktivitas dalam sahur on the road saat ini lebih banyak berujung kepada perkelahian, ataupun tindakan kriminal lainnya.
Keamanan dan kenyamanan di negeriku Indonesia saat ini sudah tidak senyaman dan seaman saat dulu. Kondisi tersebut mungkin juga dipengaruhi dengan adanya kondisi politik dan pemerintahan yang ada. Makanya sahur on the road saat ini aku tidak ikut serta.
Ada 3 manfaat dalam pelaksanaan Sahur On The Road, diantaranya :
1. Saling berbagi kebahagiaan
Sahur on the road itu adalah ajang untuk saling berbagi kebahagiaan. Di saat orang lain merasakan kesulitan maka ada yang membantu dengan menginfakkan sebagian rezeki melalui panganan sahur. 2. Saling berempati
Mengetahui orang lain kesusahan, nah, saat sahur on the road inilah ajang untuk sedikit berempati kepada orang lain melalui makanan sahur.
3. Meraih pahala
Tentu dalam kondisi kebaikan, dengan berbagi akan diganjar dengan pahala dari Allah. Nah, bulan Ramadan adalah bulan melipatgandakan pahala, makanya perlu untuk semakin banyak melaksanakannya.
Lalu, Bagaimana menjaga agar sahur on the road kembali menjadi lebih baik lagi.
1. Niatkan dalam hati untuk saling berbagi
Kondisi berpuasa adalah saatnya untuk saling melaksanakan kebaikan. Kebaikan yang diniatkan akan menambah pahala yang lebih banyak. Semakin banyak kebaikan semakin banyak pahala. Hati yang ikhlas akan menggerus sifat emosi yang memuncak tinggi.