Lambung adalah salah satu organ dalam tubuh manusia yang berfungsi dalam proses pencernaan. Lambung sendiri memiliki peranan penting dalam sistem pencernaan, beberapa diantaranya adalah:
- Penyimpanan makanan sementara
- Memecah asam dari makanan yang kita konsumsi
- Mengirimkan makanan ke organ berikutnya
Namun, Lambung juga adalah organ yang rentan terkena gangguan. Biasanya gangguan lambung disebabkan oleh konsumsi makananan yang asal, terlalu banyak meminum kopi bahkan stress atau banyak pikiran juga dapat mempengaruhi kondisi Lambung. Mencatut dari Allianz bahwa gangguan Lambung yang sering dialami masyarakat Indonesia adalah Asam Lambung.
Apa itu Asam Lambung?
Asam lambung sebenarnya mempunyai peranan penting dalam proses pencernaan. Tugas dari asam lambung adalah menyerap nutrisi dan makanan. Selain itu juga berfungsi untuk menetralisir enzim dan membunuh kuman berbahaya yang ada pada makanan.Â
Lalu bagaimana seharusnya kadar asam lambung?
Kadar asam lambung yang baik adalah tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Karena apabila asam lambung terlalu rendah atau tinggi maka akan terjadi gangguan pada lambung.
Kadar asam lambung yang rendah dalam tubuh akan mengalami gejala sebagai berikut:
- Perut kembung dan sering sendawa
- Nyeri pada perut dan ulu hati
- Mual dan muntah
- Tubuh lemas
- Sering buang anginÂ
- Diare
Untuk kadar asam lambung yang terlalu tinggi, maka gangguan pada lambung adalah:
- Heartburn
- GERD
- Peradangan kerongkongan
- Baret pada kerongkongan
- Kanker kerongkongan
Bahaya apabila gangguan Asam Lambung dibiarkan
Asam lambung sendiri sebenarnya tidak mengenal usia. Mulai dari bayi hingga lansia dapat terkena gangguan asam lambung. Biasanya asam lambung disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Namun bisa juga disebabkan karena sedang hamil, kelebihan berat badan, usia lanjut atau melemahnya otot lambung. Tanpa dilakukan pengobatan, penyakit asam lambung dapat menyebabkan komplikasi serius dalam jangka panjang, termasuk juga peningkatan risiko kanker. Paparan asam lambung pada bagian kerongkongan secara terus-menerus dapat menimbulkan beberapa komplikasi, antara lain:
- Esofagitis
Lapisan esofagus yang mengalami peradangan, menyebabkan iritasi, perdarahan, hingga ulserasi pada beberapa kasus.
- Striktur
Adanya kerusakan yang disebabkan oleh asam lambung sehingga membentuk bekas luka yang mengakibatkan kesulitan untuk menelan, karena makanan dapat tersangkut saat melewati kerongkongan.
- Esofagus Barrett
Gangguan yang menyebabkan paparan berulang karena asam lambung yang menyebabkan perubahan pada sel dan jaringan lapisan esofagus. Hal ini mampu berkembang menjadi sel kanker.
Pencegahan Asam Lambung sebelum terlambat