Mohon tunggu...
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Mohon Tunggu... Administrasi - Pernah bekerja sebagai Jurnalis Radio, Humas Pemerintah, Pustakawan dan sekarang menulis di Kompasiana

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Pawai Obor Menyambut Ramadan Kembali Setelah Pandemi

21 Maret 2023   07:31 Diperbarui: 21 Maret 2023   07:52 503
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Mengingatkan ketika masa kecil dulu," kata Nita, warga desa yang tampak genbira melihat pawai obor.

Tidak sekedar bernostalgia tapi ada nilai-nilai keagamaan di dalamnya terutama kepada anak-anak bahwa puasa bukan beban tapi ibadah yang harus disambut dengan gembira.

Pawai obor merupakan salah satu cara untuk merefleksi kegembiraan tersebut.

(Dokpri)
(Dokpri)

Begitu pula keberagaman yang ditunjukkan dari peserta pawai obor yang juga membawa lampion merupakan asesoris yang biasa dipergunakan warga Tiong Hoa.

Tersirat pesan selama Ramadan untuk selalu  memelihara kerukunan antar ummat beragama. Saling menghormati dan menghargai adalah kunci kerukunan yang tercipta selama ini. Selamay menjalankan ibadah puasa (Rustian Al Ansori)

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun