Di tengah-tengah rempongnya emak-emak yang lagi masak, tiba-tiba ponselku berdering. Tempe yang sudah berwarna kecoklatan pertanda waktunya diangkat, karena khawatir gosong, maka suara ponsel ku abaikan.
Namun, lagi-lagi ponsel berdering, akhirnya saya angkat, "Assalamualaikum bu, saya ibunya Anto, mau tanya apa nanti ada kegiatan di sekolah?"
"Kalau kegiatan di sekolah ya belajar, mbak." Jawabku
"Memangnya ada apa, mbak?" Tanyaku ingin tahu
"Gini bu, Anto mau izin, saya mau ajak takziyah ke famili," jelasnya
"Mbak, biarkan Anto belajar dulu, nanti pulang sekolah bisa diajak, wong belajarnya hanya sampai jam setengah sepuluh, sepulang sekolah Anto bisa diajak."
"O, gih, matur suwn, bu."
Akhirnya pagi itu, Anto tetap masuk sekolah, dan tepat pukul 09.30 WIB anak-anak saya pulangkan.Â
Saya lihat absen Anto satu bulan ini sudah 3 kali tidak masuk kelas, dengan alasan yang hampir sama, yaitu ikut Ibunya.
Menjadi guru di sekolah dasar harus siap menghadapi berbagai karakter siswa termasuk wali muridnya.