Mohon tunggu...
Mangunsong Rully
Mangunsong Rully Mohon Tunggu... Dosen - Pemerhati SosPolEkBud

Pemerhati dan Penggiat Sosial Politik Ekonomi Budaya (SosPolEkBud)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Mengungkap Dua Sisi Kebayoran: Kebayoran Lama vs Kebayoran Baru

20 Juni 2024   22:34 Diperbarui: 20 Juni 2024   22:36 101
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://www.youtube.com/watch?v=PCfS7INXI3c

Mengungkap Dua Sisi Kebayoran: Kebayoran Lama vs Kebayoran Baru

Asal Usul dan Sejarah Kebayoran Lama dan Kebayoran Baru

Kebayoran Lama dan Kebayoran Baru adalah dua wilayah di Jakarta Selatan yang memiliki sejarah panjang dan menarik. Meskipun berdekatan, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda dan menawarkan daya tarik yang unik.

Kebayoran Lama: Sejarah yang Membentang dari Masa Kolonial

Kebayoran Lama, sebagaimana namanya, merupakan bagian yang lebih tua dari wilayah Kebayoran. Nama "Kebayoran" sendiri berasal dari kata "kabayuran," yang merujuk pada tempat penyimpanan bayur (sejenis kayu yang digunakan untuk membuat rumah panggung). Kebayoran Lama dulunya adalah kawasan agraris dengan banyak kebun dan ladang.

Pada masa penjajahan Belanda, Kebayoran Lama menjadi salah satu area penting karena lokasinya yang strategis. Pada era 1940-an, daerah ini mulai berkembang pesat seiring dengan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah kolonial. Salah satu landmark bersejarah di Kebayoran Lama adalah Pasar Kebayoran Lama, yang masih aktif hingga kini dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Kebayoran Baru: Manifestasi Modernisasi Pasca-Kemerdekaan

Kebayoran Baru dibangun pada tahun 1950-an sebagai bagian dari rencana modernisasi kota Jakarta. Kawasan ini dirancang sebagai salah satu kota satelit pertama di Indonesia dengan tata ruang yang lebih terencana dibandingkan dengan Kebayoran Lama. Kebayoran Baru adalah perwujudan visi modernitas, dengan jalan-jalan yang lebih luas, sistem drainase yang lebih baik, dan penataan yang lebih rapi.

Salah satu proyek besar yang menjadi ikon Kebayoran Baru adalah Blok M, yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan dan hiburan. Kawasan ini juga dikenal dengan perumahan elitnya yang menampung banyak pejabat tinggi dan kalangan ekonomi atas pada masa itu.

Daya Tarik Kebayoran Lama dan Kebayoran Baru

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun