Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Lainnya - dibuang sayang

Ngopi dulu ☕

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Pesona Ginting, The Giant Killer Berlanjut Hingga ke Final

19 Januari 2020   10:27 Diperbarui: 19 Januari 2020   10:27 1282
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sudah lama, mereka tidak merasakan juara, sejak terakhir kalinya mereka raih di India Terbuka 2019. Itulah satu-satunya, setelah di 2019 bahkan Greysia/Apriyani tidak mampu mencapai final sekalipun.

Bagi Anthony, tahun lalu (2019) merupakan tahun kelam. Mencapai empat final tapi selalu kalah. Hongkong Open, China Open, Australia Open, dan Singapore Open.

Di tahun 2019 Anthony bahkan lima kali terdepak di babak pertama, juga di turnamen bergengsi All England.

Uniknya, pada tahun sebelumnya (di 2018), Ginting bahkan hanya mencapai dua kali final, yaitu di China Open dan Indonesia Masters, akan tetapi kedua-duanya juara!

Bahkan saat Ginting juara di China Open tersebut, dia dijuluki "The Giants Killer" karena mengalahkan punggawa-punggawa seperti Kento Momota, Lin Dan, dan Chen Long.

"Selalu ada kesempatan yang baik, apalagi tahun ini ada Olimpiade," ujar Ginting.

Ginting mengatakan bahwa dirinya tidak mau terbebani keinginan untuk juara yang terpenting adalah bagaimana menerapkan strategi. "Hasilnya akan sesuai dengan cara bermain," kata pemegang medali perunggu Asian Games 2018 itu.

Sami mawon, Greysia/Apriyani juga akan tidak ingin terbenani, yang penting fokus serta mematangkan permainan. Sejalan dengan persiapan menuju Olimpiade Tokyo nanti.

Pertemuan antara The Daddies dan The Minions merupakan ulangan final ideal Indonesia Masters tahun lalu, saat itu laga dimenangkan oleh Kevin/Marcus.

Pertemuan final Minggu ini adalah pertemuan ke 13 kalinya buat peringkat 1 dan 2 dunia tersebut. Kevin/Marcus masih unggul head to head 10-2 atas Hendra/Ahsan.

Kevin mengakui Hendra/Ahsan kaya akan pengalaman, dan tidak boleh lengah kalau ingin menjadi yang terbaik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun