Mohon tunggu...
Rudy Wiryadi
Rudy Wiryadi Mohon Tunggu... Akuntan - Apapun yang terjadi
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Mulai hari dengan bersemangat

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Unik, Apakah Ada Hubungannya antara Jalan Saritem di Bandung dengan Nyai Saritem, Putri Bangsawan Sumedang?

25 September 2022   11:07 Diperbarui: 25 September 2022   16:12 1347
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Terus terang membaca sebuah artikel di detik.com yang berjudul "Nyai Saritem Antara Pengasihan dan Mengasihi" tanggal edar Sabtu (24/9/2022) muncul rasa kaget di hati. 

Ternyata ada hubungannya antara Nyai Saritem yang menjadi pokok artikel tersebut dengan nama jalan yang memang dikenal saya.

Ketika bermukim di kota kembang Bandung, dari teman-teman saya diperkenalkan suatu nama jalan yang bernama Saritem.

"Ke Saritem yuk," kata salah seorang teman.

Entah agak bercanda atau serius, dia mengajak saya ke Saritem, sebuah nama jalan di Bandung, ibukota Jawa Barat, yang pada saat itu dikenal sebagai lokasi prostitusi, Jalan Saritem.

Sebenarnya saya malas untuk membaca keseluruhan artikel, namun pada akhirnya diketahui jika Saritem ini adalah nama seorang wanita cantik putri dari seorang bangsawan asal Sumedang.

Karena dari keluarga yang terpandang tak heran jika Nyai Saritem yang memiliki nama asli Nyi Mas Ayu Permata Sari itu hidupnya seperti burung dalam sangkar emas.

Hidup terkungkung seperti Nyai Saritem pada saat itu memang sudah lazim bagi anak-anak keluarga seorang yang terpandang.

Raden Ajeng Kartini pun, putri seorang Bupati di Jepara, Jawa Tengah, layaknya seperti burung dalam sangkar emas.

Aan Merdeka Permana dalam tulisannya yang berjudul "Saritem" mengisahkan Nyi Saritem kerap bepergian dengan keluarganya ke tempat pengasihan di Marongge, wilayah perbatasan antara Sumedang dengan Majalengka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun