Mohon tunggu...
Ruby Astari
Ruby Astari Mohon Tunggu... Penulis, penerjemah, pengajar Bahasa Inggris dan Indonesia, pembaca, dan pemikir kritis.

"DARI RUANG BENAK NAN RIUH": Untuk menjelaskan perihal penulis yang satu ini, cukup membaca semua tulisannya di sini (dan mungkin juga di tempat lain). Banyak dan beragam, yang pastinya menjelaskan satu hal: Ruang benaknya begitu riuh oleh banyak pemikiran dan perasaan. Ada kalanya mereka tumpang-tindih dan bukan karena dia labil dan irasional. Seringkali daya pikirnya melaju lebih cepat dari tangannya yang menciptakan banyak tulisan. Penulis juga sudah lama menjadi ‘blogger yang kecanduan’. Samai-sampai jejak digital-nya ada di banyak tempat. Selain itu, penulis yang juga pengajar bahasa Inggris paruh-waktu, penerjemah lepas, dan penulis lepas untuk konten situs dapat dipesan jasanya secara khusus di Kontenesia (www.kontenesia.com). Bisa sekalian beramal lagi untuk setiap transaksi (terutama selama bulan Ramadan ini) : http://kontenesia.com/kontenesia-donasi-ramadan/ https://www.facebook.com/kontenesia/posts/287945154884094?__mref=message R.

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Staycation Nyaman di Setiap Destinasi ala Saya yang Mau ke Jogja

27 Maret 2020   18:26 Diperbarui: 27 Maret 2020   18:48 162
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Omega Hotel Management | omegahotelmanagement.com

Sebagai seorang penulis dan penerjemah lepas, setiap hari saya bekerja di depan komputer. Di dunia digital, saya menulis dan menerjemahkan banyak konten dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia -- atau pun sebaliknya. Pekerjaan ini menyenangkan, karena saya tidak perlu terlalu sering keluar rumah.

Apalagi dengan wabah virus Corona (Covid-19) yang akhir-akhir ini berujung gaung #lockdown untuk seantero negeri.

Namun, setelah krisis pandemik global bernama Corona ini berakhir, pastinya akan banyak yang ingin keluar rumah. Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, yang di dalam negeri juga banyak pilihan. Kini ada juga trend bernama #staycation, yaitu berlibur di kota sendiri atau minimal yang masih dekat-dekat dengan rumah.

Nyaman Saat Liburan

Memang sih, ada pelancong yang tidak begitu peduli dengan akomodasi saat liburan. Biasanya, yang seperti itu adalah backpacker. Yang penting ada tempat untuk bermalam dan tidur nyenyak, meskipun dengan fasilitas seadanya. Sisanya lebih banyak jalan-jalan, baik itu wisata kuliner, alam, budaya, hingga mencoba olahraga ekstrim yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Namun, ada juga pelancong yang membutuhkan tempat menginap yang nyaman dan aman. Sayangnya, pilihan tempat yang fancy biasanya membutuhkan dana yang juga lebih banyak. Akibatnya, banyak yang akhirnya harus memilih: mau liburan dengan mencoba fasilitas hotel saja, lebih mementingkan jalan-jalan ke luar daerah yang sedang dikunjungi, atau malah...mendapatkan keduanya?

Sebenarnya, bisakah kita mendapatkan keduanya saat traveling -- kamar dan fasilitas menginap yang super nyaman, serta acara jalan-jalan ke atraksi wisata sebanyak mungkin di daerah yang sedang dikunjungi? Bisakah kedua hal tersebut tidak terlalu menguras biaya? Bila jawabannya ya, alangkah menyenangkannya. Acara liburan tidak hanya terasa makin nyaman, namun aman dan menenangkan.

Eh, namun bagaimana bila kedua hal tersebut sangat mungkin kita dapatkan selama liburan? Staycation yang nyaman di setiap destinasi akan tercapai, deh.

Bila Memungkinkan, Saya Mau Liburan Impian Seperti Apa, Ya?

Sebenarnya, saya termasuk orang yang sangat jarang traveling. Selain agak sulit mencari waktu, keterbatasan biaya kian membelenggu, hehe. Tapi, sudah dulu ah, curhatnya. Lebih baik saya ceritakan rencana liburan impian saya, terutama bila bisa sekalian mendapatkan rekomendasi hotel yang sesuai.

Sebelumnya, saya sudah pernah traveling ke Jogja sendirian dengan naik kereta dan beberapa kali ganti kendaraan umum menuju tempat menginap di Gamping. Namun, sebenarnya waktu itu tidak murni dalam rangka liburan, melainkan pekerjaan. Hanya berselang waktu tiga hari dan dua malam, saya sudah harus kembali ke Jakarta.

Bila harus merencanakan liburan impian berikutnya, sepertinya saya akan memilih untuk menginap di Cordela. Berhubung Yogyakarta masih menjadi pilihan saya untuk berlibur kembali, saya akan memilih untuk menginap di Cordelia Kartika Dewi.

Sekilas Tentang Hotel Cordelia Kartika Dewi

Di bawah Omega Hotel Management, Hotel Cordelia Kartika Dewi secara resmi dibuka pada tahun 2016 lalu. Berlokasi sekitar 30 menit dari Bandara Udara Internasional Adi Sucipto dan lima menit perjalanan darat dari Stasiun Kereta Api Tugu, hotel ini sangat cocok baik untuk berlibur maupun perjalanan bisnis. Lokasinya juga sangat dekat dengan beberapa kantor pemerintahan setempat dan area berbelanja.

Fasilitas kamar yang ditawarkan ada dua, yaitu:

  • Deluxe Double.

Kamar tipe ini ada 36 kamar di hotel ini, lengkap dengan ranjang premium King Koil yang nyaman, AC yang dapat dikontrol pemesan kamar sendiri, TV LCD 32 inci yang lengkap dengan saluran TV lokal dan mancanegara, meja kerja, telepon, dan sandal kamar.

Agar wisatawan lebih betah menginap di Hotel Cordelia Kartika Dewi, kamar ini juga dilengkapi dengan koneksi internet (wifi), mesin pembuat kopi dan teh, dua botol air mineral gratis, fasilitas air dingin dan panas di kamar mandi, peralatan mandi lengkap, hingga alat pengering dapur. (Untuk yang ini harus ada permintaan khusus dari pemesan kamar.)

  • Deluxe Twin.

Nah, kalau kamar tipe ini ada 60 kamar, lengkap dengan fasilitas yang sama dengan kamar tipe Deluxe Double. Yang membedakannya adalah jenis tempat tidurnya. Bila Deluxe Double berisi satu ranjang besar yang muat untuk dua orang, maka kamar dengan tipe Deluxe Twin berisi dua ranjang terpisah untuk masing-masing satu orang.

Hotel Cordelia di Kartika Dewi juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas lain di luar kamar tamu, seperti: ruang meeting, gym, dan tempat makan. Jadi, tamu yang menginap masih bisa berolahraga di gym meskipun sedang berlibur.

Liburan Impian Saya di DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta)

Berhubung tujuan saya adalah berlibur, tentu saja saya tidak akan menggunakan ruang meeting yang ada di Hotel Cordelia di Kartika Dewi. Tapi mungkin saya akan mencoba fasilitas gym-nya. Adanya wifi di setiap kamar juga menguntungkan saya yang bekerja sebagai penulis konten digital. Bisa kok, berlibur sambil mencicil pekerjaan.

Namun, saya ingin lebih banyak menjelajahi Jogja seorang diri. Sensasinya pasti berbeda dengan liburan ke Jogja bersama keluarga atau teman-teman. Di sini saya dituntut untuk lebih mandiri, waspada, sehingga tetap menikmati suasana liburan meskipun tidak ada teman mengobrol yang terus-terusan ada selama perjalanan.

Tentu saja, saya akan mengawali acara liburan di Jogja dengan mengunjungi beberapa tempat yang sudah terasa familiar. Misalnya: Malioboro, Pasar Beringharjo, dan Benteng Vredeburg. Kebetulan, ketiga tempat itu sangat berdekatan, jadi sangat memudahkan saya untuk mengunjungi ketiganya secara bergiliran.

Selain itu, tentu saja saya akan mengunjungi tempat-tempat wisata yang masih relatif baru di Jogja yang belum pernah saya datangi. (Maklum, sudah lama sekali tidak ke sana.) Ada juga sih, tempat-tempat wisata yang sudah cukup lama berada, namun belum sempat saya datangi. Misalnya: Tugu Yogyakarta, Alun-alun, Titik Nol, hingga Taman Sari, Keraton, Museum Affandi, Museum Nasional, dan masih banyak lagi.

Saya juga ingin menyempatkan berwisata ke tempat-tempat wisata alam di Jogja. Selain Pantai Parangtritis (yang sudah pernah saya kunjungi dulu sekali), saya juga ingin mendatangi beberapa pantai dan daerah perbukitan lain di Jogja. Misalnya: Pantai Kesirat, Kalibiru, Taman Tebing Breksi, Puncak Suroloyo, dan masih banyak lagi.

Apakah saya akan sempat menjajal semua tempat wisata di sana? Hmm, mungkin butuh bolak-balik lebih dari sekali. Semoga setelah tiga kali, semua tempat sudah terlampaui.

Nah, itulah rencana liburan saya untuk ke Jogja berikutnya. Dengan nginep di Cordelia, liburan terasa nyaman dan menyenangkan...dan isi dompet pun aman. (Setidaknya bisa dialokasikan untuk berbelanja di tempat wisata.)

Bagaimana dengan kalian? Seperti apa "Staycation Nyaman di Setiap Destinasi" versi kalian?

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun