Mohon tunggu...
Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Mohon Tunggu... Lainnya - Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Pandainya Malaysia Menangkap Peluang Produk Halal

21 Desember 2015   07:29 Diperbarui: 21 Desember 2015   11:58 603
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik


Penduduk muslim Malaysia boleh saja kecil jumlahnya dan juga tergolong moderat namun terkait dengan produk halal, Malaysia tergolong di depan, agresif dan cepat menangkap peluang bisnis ini.

Sebut saja berbagai produk yang umum kita temui sehari hari seperti air mineral dalam botol, makanan serta produk kosmetik semuanya sudah mereka sentuh dan pasarkan sebagai produk halal yang tidak saja sebagai produk untuk konsumsi domestik namun juga untuk ekspor. Tidak hanya sampai disitu sampai biro jodoh islami pun juga mereka sentuh, termasuk juga industri wisata islami.

Rayani Air memulai penerbangan Islami nya ke Langkawi. Photo: The Malaysian Insider pic by Seth Akmal, December 20, 2015

Hari minggu lalu Malaysia dengan perusahaan penerbangan yang dinamai Rayani Air meluncurkan penerbangan yang diklaim sebagai penerbangan pertama islami di Malaysia. Dalam penerbangan ini semua awak pesawat yang beragama islam memakai pakaian sesuai dengan shariah seperti hijab, sedangkan awak pesawat yang non Islam memakai pakaian yang menyesuaikan.

Pakaian awak pesawat dan pilot. Sumber Photo

Sebelum pesawat take off ditayangkan doa untuk memohon keselamatan penumpang dengan cara Islam. Didamping itu selama penerbangan semua makanan dan minuman yang disajikan adalah halal. Artinya selama penerbangan tidak disajikan alkohol dan babi, disamping itu semua daging yang disajikan berasal dari ternak yang dipotong sesuai dengan shariah untuk menghasilkan daging halal.

Demikian juga produk kosmetik yang dijual kandungannya berasal hari hewan yang tidak dilarang dalam Islam dan juga cara penyimpanannya. Di Malaysia juga sudah banyak beredar produk kosmetik sampai dengan kolagen yang berasal dari Yaks dari Tibet.

Malaysia memang bukan yang pertama meluncurkan penerbangan yang sesuai dengan shariah, namun langkah Malaysia ini tahun depan akan ditiru oleh Firnas Airways perusahaan yang berbasis di Inggris.

Malaysia tampaknya sangat jeli melihat peluang ini dengan produk-produk halalnya. Kejelian Malaysia mungkin didasari oleh besarnya peluang bisnis ke depan. Salah satu pasar raksana yang dilirik Malaysia tentunya adalah Indonesia.

Malaysia juga memiliki laboratorium pengujian produk halal yang terkemuka di dunia. Disamping itu berbagai perguruan tinggi di Malaysia menawarkan program International Institute for Halal Research and Training, Master in Halal Industry Management dan juga halal economy.

Cepat tanggapnya Malaysia mengembangkan lembaga penelitian terkait produk halal ini menjadikan Malaysisia sebagai salah satu rujukan laboratorium dunia dalam pengujian produk halal ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun