Mohon tunggu...
Rosmalia Afiani
Rosmalia Afiani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Fakultas Ekonomi S1 Manajemen

MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pentingnya Belajar Investasi Online di Era Digital

29 Desember 2021   22:02 Diperbarui: 29 Desember 2021   22:05 79
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Menurut kamus KBBI investasi merupakan penanaman uang atau modal di suatu perusahaan atau proyek untuk memperoleh keuangan. Jadi dapat dikatakan investasi merupakan kegiatan membeli sesuatu seperti saham, pasar modal, dan lainnya dimana kita berharap dimasa depan  investasi itu dapat di jual kembali dengan nilai yang lebih tingggi dari semua.

 Pilihan Investasi di Era Digital  

Dulu untuk membeli instrumen investasi masih susah dengan syarat yang rumit serta biaya yang lebih mahal. Hal ini jelas menghambat literasi dan minat masyarakat yang ingin berinvestasi. Namun seiring perkembangan teknologi di era digital, kini segalanya jadi lebih praktis dan modern. Masyarakat dapat mengakses banyak instrumen investasi dari genggaman tangan dengan syarat yang mudah dan biaya yang lebih terjangkau. Namun untuk  mengenal dan memahami instrument investasi yang tersedia juga perlu diperhatikan agar kita dapet menentukan sendiri investasi apa yang sesuai dengan kebutuhan kita.

Beberapa instrumen investasi yang banyak digunakan di era digital ini adalah saham, reksa dana, property, obligasi, emas dan logam mulia. Semua instrument ini bisa diakses dengan mudah setelah melakukan pendaftaran lewat offline maupun online.  Apalagi proses investasi juga semakin mudah dilakukan sehingga kita bisa melakukan investasi kapanpun dan dimanapun anda berada. Dengan media pembayaran yang mudah juga. Mulai dari mobile banking, internet banking, dompet digital, via mesin ATM juga bisa diguanakan.

Tips Memulai Investasi di Era Digital 

Belajar investasi sejak dini itu penting, namun bukan berarti didalamnya tidak ada tantangan. Dalam prosesnya, tidak ada investor yang tidak pernah gagal dan mengalami kerugian dalam berinvestasi.  Untuk itu sebelum memulai investasi anda perlu membuat strategi dengan mempersiapkan rencana dan tujuan investasi sebaik mungkin. Setiap investasi pasti memiliki resikonya masing masing. Anda bisa memulai investasi yang memiliki resiko  rendah dulu seperti deposito dan reksa dana. Setelah itu  baru memilih investasi yang beresiko tinggi seperti saham  dan pasar modal. Hal ini dilakukan untuk meminimalisis terjadinya lonjakan kerugian dalam investasi anda.

Untuk belajar investasi, anda dapat belajar melalui diskusi dengan teman atau keluarga yang lebih berpengalaman dalam berinvestasi di era digital. Selain itu juga anda dapat mengikuti kelas online, seminar online, maupun meninton video tentang tips investasi diwaktu senggang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun