Mohon tunggu...
Roselina Tjiptadinata
Roselina Tjiptadinata Mohon Tunggu... Perencana Keuangan - Bendahara Yayasan Waskita Reiki Pusat Penyembuhan Alami

ikip Padang lahir di Solok,Sumatera Barat 18 Juli 1943

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Bagaimana Kami Merangkak (Bagian Ketiga Selesai)

8 Maret 2024   03:56 Diperbarui: 8 Maret 2024   04:32 441
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi pribadi/ Niagara Falls 

Dari titik nol kehidupan

Sewaktu kami sudah selesai menyekolahkan anak anak kami,maka terbersitlah niat untuk mengunjungi 5 Benua  dan 7 keajaiban Dunia. 

Tentu saja tidak secara langsung dapat kami kunjungi. Karena semuanya butuh persiapan yang matang. Disamping butuh Dana yang tidak sedikit, juga dibutuhkan kesehatan yang maksimal.

Kami mulai dengan  :Benua Asia.

Sebelum melakukan perjalanan keluar negeri tentu saja Hal pertama yang kami lakukan adalah berkunjung dari Sabang hingga ke Merauke. Hal ini bukanlah sebatas slogan tapi memang kami kunjungi lebih dari 110 kota di Tanah Air kita Selanjutnya kami mulai melakukan perjalanan keberbagai negara. Seperti Malaysia,Singapore, Hongkong, Philipina, Thailand, Vietnam, Taiwan dan seterusnya..

Pada tahun 2000 kami mengunjungi China dan menyempatkan untuk mendaki Great Wall hingga ketingkat 7. Karena pada waktu itu tingkat ke 8 sedang direnovasi.

Berkunjung Ke Tibet

Dan pada tahun 2001 kami ke Tibet untuk mempelajari ilmu Reiki yang kami tekuni. Kemudian Kami mengunjungi Korea,juga Thailand dan Vietnam.,Taiwan.Hongkong,Macao.

di Tembok China (dok pribadi)
di Tembok China (dok pribadi)

Mengunjungi Benua  Amerika 

Kami mengunjungi California pada 1987,sewaktu wisuda putra pertama kami.Kemudian pada tahun 2011 kami mengunjungi Alaska dan Canada

Kami mengunjungi NIagara Fall di perbatasan antara Canada dan Amerika serta Grand Canyon di perbatasan dengan Las Vegas Amerika.

di Niagara Fall Amerika (dok pribadi)
di Niagara Fall Amerika (dok pribadi)

Pada tahun 2015 kami bersama putri kami menuju ke Florida dan Miami serta ikut tour dengan Cruise ke Canari island .

grand-canyon-8-65e7ba61de948f3724625c35.jpg
grand-canyon-8-65e7ba61de948f3724625c35.jpg

di Grand  Canyon di Amerikba (dok pri
di Grand  Canyon di Amerikba (dok pri

Menuju Benua Africa

Pada tahun 2008 kami naik Cruise menyusuri Sungai Nell menuju Egypt dan menelusuri Pyramid yang ada disana.

di Pyramid Mesir(dok pribadi)
di Pyramid Mesir(dok pribadi)

Menuju Benua Australia.

Hampir semua negara bagian di Australia sudah kami kunjungi seperti :Queensland dengan ibu kota Brisbane,Tasmania dengan kota Hobart,New South Wales dengan Sydney ,Victoria dengan Kota Melbourn,Western  Australia kota Perth dan South Australia kota  Adelaide.Dan tak lupa mengunjungi Canberra ibu kota Australia di New South Wales.

Kami menuju Eropa 

Menara Pisa di Italia (Eropah)
Menara Pisa di Italia (Eropah)

Pada tahun 2005 keliling Eropa dengan visa Schengen Negara negara  yang kami kunjungi antara lain adalah: 

Perancis dengan menara Eiffel,Italia dengan Roma dan Menara Pisa ,Yunani  dengan Athena,Jerman dengan Berlin,Austria dengan Wina,Belanda dengan kota Amsterdam.

di menara Eiffel di Paris  Eropa (dok pribadi)
di menara Eiffel di Paris  Eropa (dok pribadi)

Kelima Benua sudah kami kunjungi. Asia,Amerika,Afrika,Australia dan Eropa 

Dengan demikian kami juga sudah mengunjungi ke 7 keajaiban dunia 

1, Brobudur di Indonesia

2, Tembok China di China

3. Niagara Fall di Amerika.

4. Grand Canyon di Amerika

5. Pyramid  di Mesir , Afrika

6. Pisa di Italia (Europa)

7. Eiffel di Prancis (Europa)

Kesimpulan:

Karena sudah pernah saya tuliskan  mengenai perjalanan kami berdua keliling dunia, maka dalam tulisan ini tidak saya ulangi menuliskan secara detail.

Karena akan terlalu panjang. Maka saya tulis secara singkat tentang perjalanan kami. Sekaligus agar jangan sampai terkesan pamer pencapaian.

Tujuan tulisan ini dibagikan adalah dengan harapan mampu menghadirkan inspirasi serta motivasi bagi semua orang yang masih berusaha untuk mengubah nasib.

Dengan mengacu pada filosofi:"

Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang, bila yang bersangkutan tidak mau berusaha dan kerja keras untuk mengubah nasib nya.

Apapun yang kita cita citakan akan tercapai bila tekad dan kerja keras serta pantang menyerah.

Fokus dan tak lupa berdoa pada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang Karena kalau kita tidak fokus maka cita cita kita akan mengambang dan tak tercapai akhirnya.

Menjadikan impian demi impian hidup menjadi kenyataan,akan menjadikan hidup kita lebih berati .

Puji syukur kepada Tuhan, semua impian hidup kami telah menjadi kenyataan.

Terima kasih kepada semua sahabat di Kompasiana yang telah menyempatkan untuk membaca tulisan ini 

8 Maret 2024.

Salam saya,

Roselina.

 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun