Berikut ini strategi-strategi umum seorang demagog. Sengaja atau tidak, Prabowo cs. menunjukkan kesesuaian praktek dengan demagogi.
1. Menyalahkan (scapegoating) kelompok lain berdasarkan SARA atau suatu kelas sosial tertentu dan membenarkan diri/kelompok sendiri.Â
Contohnya adalah isu Jokowi PKI dan Jokowi Cina Kristen. Seperti pengakuan La Nyalla bahwa isu PKI tersebut berasal  dari lawan Jokowi di Pilpres 2014, Prabowo.Â
Contoh lainnya adalah pidato 'Tampang Boyolali' Prabowo yang juga menyinggung makna status miskin-kaya. Prabowo seolah menyalahkan pemerintah melalui tema SARA (rasis) dan status sosial.Â
2. Menakut-nakuti (fearmongering) masyarakat melalui isu-isu tidak benar sehingga masyarakat tidak mampu berpikir jernih lalu kemudian dengan mudah pikiran masyarakat dikendalikan.Â
Contohnya adalah perkataan Prabowo bahwa "Indonesia bisa bubar tahun 2030".Â
Dan perkataan "Kalau kita kalah, negara ini bisa punah".Â
3. Kebohongan (lie) berantai!
- Hoaks PKI.
- Hoaks 'wajah lebam' - Ratna Sarumpaet.
- Hoaks '7 kontainer surat suara sudah tercoblos' -- Andi Arief.
- Anggaran negara bocor 500 T/tahun -- Prabowo,
- Dan lain-lain.
Semuanya dari pihak Prabowo.
4. Orasi/Pidato yang karismatik dan berapi-api.
Ya. Kita tahu karakter Prabowo dalam berorasi.