Catatan Awal
Debat kedua untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT baru selesai dilaksanakan tadi malam (06 November 2024, pukul 19.30-22.00 WITA).
Debat kedua kali ini mengusung tema "Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Nusa Tenggara Timur yang Berkeadilan dan Inklusif".
Masing-masing pasangan calon tampil memukau, dengan gagasan-gagasan mereka yang brilian terkait dengan topik debat yang diusung semalam.
Debat kedua kali ini juga bisa menjadi referensi bagi masyarakat NTT dalam menentukan pilihan politik menuju bilik pemilihan di tanggal 27 November yang akan datang.
Setumpuk Masalah Penyebab Rendahnya Kesejahteraan Masyarakat NTT
Debat semalam menarik. Jika kita kembali menelusuri rekapan data Badan Pusat Statistik Nasional, NTT selalu menempati urutan ketiga teratas sebagai provinsi miskin di Indonesia, setelah Papua & Papua Barat.
Status sebagai provinsi miskin ini tentu punya masalah yang kompleks, mulai dari belum maksimalnya pengembangan sumber daya alam, sumber daya manusia, serta perubahan iklim yang tidak menentu.
Ketiga hal di atas menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat NTT dan juga pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.Â
Padahal, hasil alam di NTT cukup untuk mendongkrak ekonomi masyarakat NTT.
Gagal panen sering terjadi. Masyarakat NTT pun hanya bisa menggunakan lahan pertanian untuk ditanami sekali dalam setahun.Â