Mohon tunggu...
Choirul Huda
Choirul Huda Mohon Tunggu... Wiraswasta - Kompasianer sejak 2010

Pencinta wayang, Juventini, Blogger. @roelly87 (www.roelly87.com)

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Tujuh Film Nasional Terlaris Tahun Ini

1 Agustus 2015   02:30 Diperbarui: 12 Agustus 2015   05:47 1431
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

 

 

LIBUR lebaran jadi solusi jitu untuk mengatasi paceklik penonton yang melanda industri perfilman nasional di Indonesia. Terbukti, dua dari empat film yang rilis berdekatan pada Idul Fitri, mampu mendulang banyak rupiah. Yaitu, Comic 8: Casino Kings part 1 yang tembus satu juta penonton dan Surga yang Tak Dirindukan (974 ribu penonton).

Dua film itu jadi angin segar mengatasi keterpurukan penonton film nasional di Indonesia. Maklum, sejak Januari hingga pertengahan tahun ini, belum ada satu pun film yang menembus atau mendekati satu juta penonton. Padahal, dalam periode yang sama pada 2014, ada Comic 8 (prekuel) dan The Raid 2: Berandal.

Berikut, tujuh film nasional terlaris tahun ini yang datanya saya kutip dari situs filmindonesia.or.id per 31 Juli. Sebenarnya agak rancu juga membandingkan tema terlaris antara film nasional dengan luar, khususnya Hollywood. Lantaran, terlaris versi mereka berdasarkan hitungan penjualan tiket (gross). Sementara, di Indonesia, mayoritas menggunakan jumlah penonton.

Memang, ada beberapa situs dan fan page di facebook yang menggunakan kalkulasi tiket untuk perfilman nasional. Namun, karena sulit mencari verifikasi dari perhitungan mereka berdasarkan penjualan tiket di berbagai bioskop seperti Cinema 21, Blitzmegaplex, Cinemaxx, dan sebagainya. Terpaksa saya (kembali) mengambil referensi terlaris dari data jumlah penonton.

*      *      *

Poster Comic 8: Casino Kings part 1 (sumber foto: Bintang.com)

 

1. Comic 8: Casino Kings part 1

Produksi: Falcon Pictures

Rilis: 15 Juli 

Penonton: 1.085.428

Sebagai film hiburan untuk sekadar ditonton, Casino Kings part 1 memang mudah dicerna berbagai kalangan. Dari anak balita hingga dewasa bakal terpesona dengan akting deretan bintang ternama. Namun, formula ini seperti mengulangi prekuelnya, Comic 8 yang rilis tahun lalu. Saya berharap, pada part 2 -rencana rilis Februari 2016-, Anggy Umbara lebih kreatif lagi dalam menyusun ide dan lawakan humor. Sebab, jargon "Don't change a winning team" bisa tidak berlaku di industri perfilman.

*      *      *

Surga yang Tak Dirindukan (www.roelly87.com)

 

2. Surga yang Tak Dirindukan

Produksi: MD Pictures

Rilis: 15 Juli

Penonton: 974.860

Saya tidak terkejut genre drama religius ini segera meraup satu juta penonton. Bahkan, ada kemungkinan, film yang disutradarai Kuntz Agus ini jadi yang terlaris sepanjang 2015. Itu disokong plot yang nyaris sempurna dan kolaborasi apik dari Laudya Cynthia Bella dan Fedi Nuril. Dua kali saya menyaksikannya di bioskop yang terletak di kawasan Cihampelas dan Pejaten saat libur lalu selalu ramai dipadati penonton. Itu menjadi menarik mengingat di studio sebelah jadi sepi meski ada Ant-Man dan beberapa film nasional lainnya.

*      *      *

(Beranda.co)

3. Di Balik 98

Produksi: MNC Pictures

Rilis: 15 Januari

Penonton: 684.947

Salah satu film dengan latar belakang reformasi yang sangat memesona. Lukman Sardi benar-benar piawai memadukan fakta dalam intrik yang berlaku. Sayang, akting Donny Alamsyah agak kedodoran tidak seperti saat membintangi Negeri 5 Menara dan The Raid. Meski begitu, jalinan cerita yang utuh tanpa mengajari penonton mengenai sejarah masa lalu, layak diacungi dua jempol.

 

*      *      *

(Kapanlagi.com)

 

4. Tarot

Produksi: Hitmaker Studios

Rilis: 7 Mei

Penonton: 329.160

Saya belum menyaksikannya baik di bioskop atau melalui rekaman. Namun, melihat jumlah penonton yang mencapai angka 300 ribu membuat film ini layak diapresiasi. Lantaran, (mungkin) tanpa bumbu esek-esek seperti genre horor lainnya. Faktor Shandy Aulia yang memang selalu total dalam berakting jadi pendongkrak film ini. Jangan lupakan Jose Purnomo, sutradara yang piawai mengemas film horor mengingatkan saya pada Quentin Tarantino.

*      *      *

(Lagitren.co)

 

5. Toba Dreams

Produksi: TB Silalahi Center, Semesta Production

Rilis: 30 April

Penonton: 255.595

Menurut saya, Toba Dreams merupakan salah satu film terbaik tahun ini. Pasangan Vino G Bastian dan Marsha Timothy sukses mengaduk-aduk emosi penonton. Belum lagi visualisasi yang kuat dari novel berjudul sama membuat Toba Dreams sangat memukau. Kendati tanpa twist, akhir film ini sanggup membuat penonton untuk masuk ke dalam akting pamerannya. 

*      *      *

(Mix.co.id)

 

6. Filosofi Kopi the Movie

Produksi: Visinema Pictures, Torabica Production

Rilis: 9 April

Penonton: 229.680

Gara-gara film ini, saya jadi penasaran untuk mencari formula yang tepat dalam meracik kopi. Sebenarnya, secara cerita, Filosofi Kopi ini kurang "wah". Tapi, itu tertutup dengan penampilan Julie Estelle yang sebelumnya dikenal sebagai aktris pembunuh berdarah dingin. Satu hal lagi yang membuat film ini terdongkrak karena "faktor" Dewi Lestari. Ya, bagaimanapun tidak mudah mengadaptasi film dari sebuah novel populer.

*      *      *

(Layarfilm.com)

 

7. Youtubers

Produksi: Starvision

Rilis: 7 Mei

Penonton: 207.686

Saya belum pernah menonton film ini jadi sulit untuk memberi deskripsi lebih lanjut. Yang pasti, perolehan di atas 200 ribu penonton bisa dibilang istimewa bagi Kemal Palevi dalam debutnya sebagai sutradara.

*      *      *

 


Artikel terkait:

- Tujuh Film Terlaris Tahun Ini: Jurassic World Puncaki Box Office 2015

- Ant-Man Rilis 16 Juli: Bagaimana "Nasib" Perfilman Indonesia?

- Antara Hammer Girl, Palu, dan Senjata Unik Lainnya dalam Film

- Ekspekstasi Berlebihan di Film The Raid: Berandal

- Komik The Raid: Dari Warna Merah ke Hitam Putih

- Barcelona vs Chelsea Mirip Kisah The Raid

- Joe Taslim dan Wakil Indonesia di Hollywood

- Nostalgia Dua Dekade Jurassic Park

- Mencari Hilal: Tontonan Sekaligus Tuntunan Film Berkelas

- Ironi Film Indonesia: Terasing di Negeri Sendiri

- Antara Guardian dan Sepinya Penonton Akibat Spiderman

- Gempuran Film Horror Berbau Esek-esek di Tengah Lesunya Penonton

- 3 Nafas Likas dan Sosok di Balik Kehebatan Jenderal Djamin Ginting

- Magnet Titi Rajo Bintang dalam 12 Menit: Kemenangan untuk Selamanya

- Cinta dalam Kardus dan Ide Orisinil Sebuah Film
- Serunya Menyaksikan Film "Negeri 5 Menara" Bersama
- "Negeri 5 Menara" Sarat Makna dan Bukan Sekadar Film Hiburan
- "Negeri 5 Menara" Film yang Membuat BJ Habibie Kagum
- #republiktwitter, Ketika Cinta, Karir, dan Politik Berasal dari Dunia Maya
- Republik Twitter, Saat Jejaring Sosial Memengaruhi Kehidupan Nyata- Looking For Eric: Sisi Lain Eric Cantona

 

- Setelah Ultron Giliran Ant-Man Beraksi

- Kehebohan Nonton Minions Bersama

- Lebih Dekat dengan Komunitas Marvel Indonesia

- Age of Ultron Tembus 1 Miliar Dolar AS: Apakah Mampu Mengejar Furious 7?

- Ternyata Thor Bisa Bahasa Indonesia!

- Demam The Avengers Melanda Skuat Juventus

- Ternyata Hulk bisa Main Dampu dan Takut Tikus!

- Antara The Avengers: Age of Ultron dan Penantian Tiga Tahun

*      *      *

- Cikini, 1 Agustus 2015

 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun