Jurnalisme di media online terus mengalami perkembangan pesat. Media-media online dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman yang ada.
 Di mana saat ini media menyebarkan informasi tidak hanya melalui teks yang terkesan kuno melainkan banyak medium yang dapat digunakan untuk dapat memperoleh informasi secara lebih jelas.
Tidak hanya media yang memuat berita secara umum, berita yang memuat suatu topik spesifik juga menggunakan multimedia untuk menyebarkan beritanya.
Salah satunya adalah The Flanker yang bergerak di bidang sepakbola. Maka dari itu untuk menganalisa suatu media, maka digunakanlah Prinsip BASIC, yaitu:
Brevity
Sebuah media semestinya dapat menyampaikan informasi secara singkat dan tidak bertele-tele yang dimaksudkan agar berita yang dibuat bisa singkat namun sudah mencakup banyak hal dan keseluruhan yang ingin disampaikan oleh penulis.
Seperti apa yang dilakukan The Flanker di mana mereka menggunakan judul yang sudah mewakili isi seperti "Masalah Cedera, Masalah Lini Tengah Liverpool" ,yang bisa disimpulkan oleh pembaca bahwa tim sepakbola Liverpool sedang kesulitan karena banyaknya pemain tengah yang mengalami cedera. Isi yang tidak bertele-tele pada tiap artikel juga membuat pembaca tidak terlalu lama membaca berita dan cepat menangkap inti dari berita tersebut.
AdaptationÂ
Sebagai bentuk dari perkembangan zaman, maka media juga tetap berkembang agar tetap relevan, maka dari itu adanya kehadiran kehadiran teknologi yang mampu mengabadikan sebuah momen digunakan dalam sebuah media, yaitu foto dan video.
Media The Flanker juga menggunakan foto dan di beberapa artikelnya menggunakan media video. Foto-foto yang didapat kebanyakan merupakan hasil dari mengutip sebuah media sosial dari luar negeri maupun foto atau video yang ada di internet. Hal ini disebabkan media ini memuat berita sepakbola dari luar negeri.
Scannability
Penggunaan kalimat yang mudah dipahami serta memberikan kata kunci yang membuat pembaca mudah untuk menangkap maksud dari berita diperlukan untuk suatu berita.
Media The Flanker menggunakan aspek ini untuk memudahkan pembaca. Pada berita "Arsenal dan 4-4-2", bisa dilihat bahwa ada dua kata kunci yang menceritakan isi dari berita tersebut. Yaitu Tim sepakbola Arsenal dan strategi 4-4-2.
Interaktivitas
Suatu media semestinya interaktif dengan memberikan kontrol kepada pengguna, seperti feedback yang muncul jika seorang pembaca menekan suatu tombol. Interaktif di mana media memiliki ruang, waktu, input, dan output.
The Flanker memiliki aspek Interaktivitas di mana memiliki beberapa media sosial yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan para pembaca sehingga para pembaca memiliki suatu komunikasi dengan media yang nantinya akan membangun perkembangan media itu sendiri untuk maju dan lebih baik.
Community & Convo
Media tidak bisa menyebarkan berita yang tidak baru dan harus menyuguhkan berita yang aktual dan faktual. Dengan adanya berbagai platform yang digunakan untuk menyebarkan berita tersebut maka media tersebut merupakan media yang aktif. Di dalam situs dari portal berita itu sendiri, pembaca dapat menyebarkan berita tersebut dengan tombol sebarkan yang merupakan sebuah fitur dari sebuah portal berita.
The Flanker menggunakan berbagai media sosial yang ditujukan untuk menyebarkan berita yang telah ditulis oleh The Flanker sehingga pembaca dapat mengetahui ada berita baru yang muncul dalam The Flanker. Dalam situsnya sendiri, ada tombol sebarkan di mana pembaca bisa menyebarkan apa yang dibaca kepada orang lain.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI