Mohon tunggu...
Robert Parlaungan Siregar
Robert Parlaungan Siregar Mohon Tunggu... lainnya -

Sekarang Pemerhati Indonesia Kekinian.

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Jokowi-JK Kendalikan Koalisi Merah Putih

3 Oktober 2014   09:55 Diperbarui: 17 Juni 2015   22:33 352
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pendukung presiden terpilih Jokowi-JK( selanjutnya disingkat PJK) terkesan gentar dan putus asa menghadapi gembar gembor Koalisi Merah Putih(KMP), bahwa KMP targetkan revisi UU KPK.

Mayoritas rakyat Indonesia adalah pendukung Jokowi-JK maka kegentaran PJK adalah kegentaran rakyat Indonesia.

PJK kehilangan kepercayaan diri mereka, karena sesudah memenangkanPemilihan Presiden , KPM dengan mudahnya memenangkan voting di DPR untuk menyetujui RUU Pilkada tidak langsung. RUU Pilkada tidak langsung diartikan mengambil kedaulatan rakyat untuk memilih kepala daerah mereka.

PJK semakin menciut oleh pernyataan Ical bahwa tugas KMP merevivi 122 UU yang tidak sesuai Mukadimah UUD 45.

PJK dan mayoritas rakyat Indonesia merasa seperti wayang ditangan dalang(KMP)

Waksekjen PAN mengusulkan pemilihan presiden dikembalikan lagi ke MPR.

Koalisi Merah Putih bagaikan macan bertaring pedang menggentari seluruh Nusantara

Jokowi ulurkan tangan, KMP bersilat

Jokowi mengajak partai didalam KMP untuk bergabung dalam kabinetnya.

PAN dan PPP menunjukkan langkah bersahabat dengan menghadiri rapat Rakernas PDIP. Lima hari kemudian PAN dan PPP bersama KMP lainnya menanda tangan RUU Pilkada tidak langsung.

PAN, PPP dan KMP tunjukkan kepiawaian mereka berpolitik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun