1. Diejek oleh petugas Imigrasi bandara saat masih di Indonesia
2. Ditolak oleh biro travel umroh yang mereka juga mungkin tidak mendapat sosialisasi yang jelas mengenai perbedaan kedua jenis paspor ini.
Saya menjadi bertanya-tanya, diera informasi seperti saat ini dimana surat edaran dari Jakarta bukan hanya bisa dikirim lewat Telegram tetapi juga bisa lewat WhatsApp, tetapi masih saja ada petugas yang tidak memberikan sikap yang tepat dilapangan, justru malah menakut-nakuti pemohon paspor?Â

- Kawannya paspor 24 hal dan mendapat visa jepang
- Berlima ke Singapura pakai paspor 24 hal, ga masalah tuh
- Temannya di Imigrasi LN lancar, tapi di Imigrasi dalam negeri malah ditakut-takutin
- Kedubes Amerika tidak mempermasalahkan paspor 24 halaman
- Imigrasi Thailand, Malaysia, Filipina ga mempermasalahkan tuh
- Tidak ada masalah sama sekali apalagi diskriminasi dari petugas imigrasi.
- Bikin visa Jerman dengan paspor 24 halaman
- Paspor 24 halaman lancar digunakan di USA dan Jepang
- Paspor 24 halaman digunakan untuk Umroh
- Residence Permit 1 tahun di Finlandia
- Ke Perancis dan Belanda lancar
Â
Masih menurut penelusuran Rama Ruskian, Paspor 24 halaman juga dapat digunakan untuk umroh. Yang berwenang memutuskan paspor 24 halaman dapat digunakan untuk umroh (dan atau haji) hanya Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Petugas Imigrasi Indonesia tidak dapat menentukan apakah paspor 24 halaman dapat atau tidak dapat digunakan untuk umroh dan haji. Catatan Rizka Rahmaida yang berangkat umroh dengan paspor 24 halaman dapat dibaca di sini.
Jika ada petugas Imigrasi yang mempersulit atau sekedar menakut-nakuti dengan "Nanti kalau ada apa-apa tanggung sendiri loh ya" saat pengajuan permohonan Paspor 24 halaman, kita dapat melaporkannya ke http://lapor.ukp.go.id.Â
Saran saya, kalau memang dalam 5 tahun kita tidak membutuhkan paspor lebih dari 24 halaman, buatlah paspor 24 halaman saja. Bukan karena selisih harganya yang Rp 200.000, tetapi karena ketepatan fungsi dari jenis paspor yang kita pilih. Dan untuk membantu Ditjen Imigrasi memberikan sosialisasi kepada Petugas, pada saat apply bisa di-print-kan penjelasan mengenai kesamaan fungsi dan kesetaraan derajat dua jenis paspor tersebut dari situs web yang ada.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI