Sebagai dosen di Fakultas Hukum UMSIDA, Rifqi tidak hanya mengajar teori hukum, tetapi juga berperan aktif dalam mengaplikasikan ilmu hukum ke masyarakat. Atas mandat Dekan pertama Fakultas Hukum UMSIDA, Sri Ayu Astutik, Rifqi mendirikan LKBH UMSIDA, sebuah lembaga yang menyediakan layanan hukum gratis.Â
Di bawah kepemimpinannya, LKBH UMSIDA tidak hanya menjadi tempat konsultasi hukum bagi masyarakat, tetapi juga wadah praktik hukum bagi mahasiswa. Rifqi memastikan lembaga ini melayani semua kalangan tanpa memandang latar belakang sosial, dengan prinsip memberikan keadilan untuk semua.Â
Â
Teladan Bagi Generasi Muda
Rifqi adalah contoh nyata bagaimana pengalaman hidup yang sulit dapat menjadi pemacu perjuangan untuk menciptakan perubahan positif. Dedikasinya dalam membangun LKBH UMSIDA dan membimbing mahasiswa adalah cerminan dari nilai-nilai empati, keadilan, dan ketulusan.Â
Seorang mahasiswa magang UMSIDA di SapaNusa Media, yaitu Riza mengungkapkan, "Pak Rifqi bercerita tentang bagaimana peristiwa ayahnya menjadi tahanan politik membentuk tekadnya memperjuangkan keadilan. Saya sangat tersentuh ketika beliau mengatakan bahwa pengalaman pahit itu tidak membuatnya marah, tetapi justru memotivasinya untuk membantu mereka yang tidak mampu melawan ketidakadilan."Â
Inspirasi Bagi Masa Depan
Rifqi Ridlo Phahlevy bukan hanya seorang akademisi, tetapi juga seorang pejuang keadilan. Ia membuktikan bahwa pendidikan hukum tidak hanya tentang teori, tetapi juga tentang memperjuangkan hak-hak manusia dengan empati dan keberanian. Melalui perannya, Rifqi memberikan inspirasi bagi mahasiswa UMSIDA dan masyarakat luas, menunjukkan bahwa perjuangan melawan ketidakadilan adalah misi yang mulia.Â
Kisah Rifqi adalah bukti bahwa luka masa lalu tidak harus menjadi penghalang, melainkan bisa menjadi fondasi untuk membangun masa depan yang lebih adil bagi semua.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H