Mohon tunggu...
Rinto F. Simorangkir
Rinto F. Simorangkir Mohon Tunggu... Guru - Seorang Pendidik dan sudah Magister S2 dari Kota Yogya, kini berharap lanjut sampai S3, suami dan ayah bagi ketiga anak saya (Ziel, Nuel, Briel), suka baca buku, menulis, traveling dan berbagi cerita dan tulisan

Belajar lewat menulis dan berbagi lewat tulisan..Berharao bisa menginspirasi dan memberikan dampak

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

2 Wanita Hebat Indonesia yang Pusaranya Berdampingan

3 Juni 2019   01:38 Diperbarui: 3 Juni 2019   01:40 363
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Suasana duka masih dirasakan oleh keluarga besar Bapak SBY, juga dirasakan  oleh kita semua, seluruh warga Indonesia. Dan sudah 4 bulan, menjalani  proses perawatan dan proses penyembuhan di Rumah Sakit National University Hospital.

Tapi ada satu hal yang mengganjal di balik sempat keluarnya Ibu Ani Yudhoyono dari bilik ruangan dimana ia berada. Menghirup udara segar di sekitar rumah sakit didampingi oleh Bapak SBY dan mungkin ada juga tim dokter yang mengawas. Dan betapa viralnya foto-foto saat-saat Ibu Ani bersama dengan Bapak SBY, sebab ada harapan sembuh waktu itu.

Dan itu tak lain dan tak bukan dari satu penanganan yang sudah dilakukan sebelumnya yakni menjalankan proses pengobatan dengan mencangkokkan atau melakukan transplantasi sumsum tulang belakang dari kelurga terdekat Ibu Ani Yudhoyono.

Kemudian didapatkan bahwa sumsum tulang belakang dari saudara atau adik Ibu Ani langsung, yakni Bapak Pramono Edy Wibowo, yang memiliki indikator kemiripan yang lebih banyak dibandingkan dengan anak-anak beliau.

Ternyata dengan meninggalnya sang Ibu Negara keenam ini, seperti yang dilansir oleh liputan6.com (1/6/2019), Ibu Ani belum mendapatkan proses transplantasi tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Dokter Kepresidenan, yakni Dr. Terawan Agus Putranto kepada para awak media.

Hal itu disebabkan masih menunggu waktu yang tepat proses pendonoran tersebut dilakukan. Karena masih melihat proses terapi maupun proses perkembangan dari penyakit tersebut.

Dan beberapa persiapan sudah dilakukan oleh pihak keluarga SBY yang juga tentu dibantu oleh Pemerintah saat ini melalui Mensesneg. Seperti persiapan pesawat TNI yang akan menjemput SBY bersama almarhumah Ibu Ani,sampai kepada penguburannya, tempat peristirahatannya yang terakhir.

Satu hal yang menarik yakni, tempat penguburan atau pusara dari Ibu Ani sendiri. Ternyata akan berdampingan dengan almarhumah Istri Presiden kedua RI,yakni Bapak B.J. Habibie.

Dimana jika kita melihat rekam jejak dari Ibu Ainun Habibie, betapa sang pendamping Bsapak Habibie ini, menjadi sosok yang begitu sentral di dalam kemajuan dan perkembangan karir seorang Intelek Indonesia, yang sudah mewujudkan mimpinya, tentang industri pesawat Indonesia.

Kemudian, kisah cinta mereka, antara Ibu Ainun dengan BJ Habibie-pun menjadi film terlaris, ter-romantis pada waktu-waktu yang lalu.

Peran yang sama yang juga diberikan oleh Ibu Ani kepada Bapak SBY. Bagaimana akhirnya di puncak karir seorang SBY bisa merasakan dua periode kepemimpinan tertinggi di bangsa ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun