Mohon tunggu...
Rinsan Tobing
Rinsan Tobing Mohon Tunggu... Konsultan - Seorang pekerja yang biasa saja dan menyadari bahwa menulis harus menjadi kebiasaan.

Seorang pekerja yang biasa saja dan menyadari bahwa menulis harus menjadi kebiasaan.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Bencana, Pemulihannya dan Persoalan Rumit yang Tak Pernah Tuntas

29 November 2017   22:21 Diperbarui: 30 November 2017   01:26 1692
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ancaman tanah longsor dan pergereakan tanah semakin sering terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Ancaman ini sering tidak dimitigasi karena keterbatasan sumber daya. Akibatnya masyarakat yang terdampak menjadi marah, frustrasi dan menuju pada konflik sosial yang berkepanjangan. Sementara pemerintah tidak sanggup dengan frekuensi kejadian yang tinggi di banyak lokasi di Indonesia. Sumber: regional.kompas.com

Justru, upaya-upaya itu sangat minimalis dilakukan karena keterbatasan ruang fiskal pemerintah. Sehingga masyarakat hanya bisa pasrah dan menganggap bencana sebagai God's act alias takdir.

Informasi yang jelas dan program yang transparan mungkin akan mengurangi konflik sosial bahkan 'brutal' pasca kejadian bencana dan juga upaya mitigasinya.

Bencana akan selalu ada di negara tercinta ini. Sepertinya juga, bencana dan konflik menjadi dua hal yang tidak terpisahkan. Tetapi, kita berharap bencana tidak harus melahirkan konflik yang berkepanjangan. Meskipun pada kenyataannya, persoalan kebencanaan, pemulihan dan prosesnya yang rumit, tidak pernah benar-benar tuntas.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun