Mohon tunggu...
Rina Natalia
Rina Natalia Mohon Tunggu... Freelancer - -corin-

i juz an ex. Accountant with big luv on Writing and Singing. enjoy being a Marketing in the recent years 😉

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Langkawi, Saya Terpesona dan Bakal Balik Lagi (Part 3)

25 April 2018   10:05 Diperbarui: 26 April 2018   09:35 1062
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri
Dokpri
Pantai Pasir Hitam

Tujuan kami berikutnya adalah melihat pantai-pantai yang letaknya masih sejurusan. Kata Mr. Zainol di Langkawi dikelilingi oleh beberapa pantai yang bagus-bagus dan ombaknya tenang. Beberapa pantai juga menyediakan paket hopping island, tapi harus dari pagi yaa karena mesti antre perahu untuk keliling pantai, fishing, snorkling, dll. Saya dan teman saya memang dari awal tidak ada rencana untuk ambil hopping island di Langkawi, karena pertimbangan waktu kami juga. Hopefully next time :)

Sekitar 1 jam perjalanan kami sampai di Pantai Pasir Hitam. Pantai ini terlihat dari jalan raya dengan banyak pohon nyiur. Masuk kesini gratis, saya dan teman saya turun ke pantainya melalui telundakan. Pantainya benar-benar tenang sekali,  tanpa ombak, ada batu-batuan juga di pinggir pantai. Pasir pantainya berwarna abu-abu hitam gitu, dan lagi-lagi teman saya mengambil kantong plastik untuk menempatkan pasirnya :D

Dokpri
Dokpri
Dokpri
Dokpri
 Oh ya, dari pantai ini bisa terlihat juga burung elang yang tampak terbang bebas di angkasa. Yup, elang, jelas sekali...amazing!

Dari Pantai Pasir Hitam ini dan tidak terlalu jauh jaraknya dengan naik mobil, kami sampai ke pantai lain lagi. Duh...saya lupa namanya :p Yang pasti di pantai ini sedikit lebih ramai dibandingkan Pantai Pasir Hitam. Sama-sama terlihat dari jalan raya, tapi disini banyak berjejer kios penjual makanan, minuman dan pernak-pernik khas pantai. Masuk ke pantai ini pun gratis. Saya dan teman saya turun sejenak melihat-lihat.

Tampak beberapa bangku pantai yang disewakan untuk bersantai disitu, juga beberapa orang berenang. Suasana pantai ini mengingatkan saya pada Pantai Pandawa, Bali...mirip, pasirnya putih, sedikit ombak, tapi suasana disini lebih sepi. Sudah jam 17.15an ketika saya dan teman saya berada di pantai ini. Cuaca masih cerah, sangat panas, dan banyak angin. Tapi tetep...kami tak lupa untuk foto-foto disini :D

Dokpri
Dokpri
Dokpri
Dokpri
Pantai Tanjung Rhu

Perjalanan kami berikutnya adalah ke Pantai Tanjung Rhu. Kalau lihat di map, letaknya sudah di Utara Langkawi. Jalanan ke arah sini sedikit berbeda dibandingkan dengan 2 pantai sebelumnya, tidak lagi berada di pinggir jalan raya tapi sudah memasuki kawasan yang kanan kirinya dipenuhi pepohonan. 

Di kejauhan juga masih tampak pegunungan, dan semakin dekat ke lokasi kami bisa melihat sungai dan monyet yang berkeliaran bebas. Kata Mr. Zainol, kawasan ini termasuk dalam kawasan konservatif di bawah pengawasan UNESCO, jadi ada batas waktunya juga untuk umum. Lewat dari jam 19.00 palang pintu menuju kawasan ini akan ditutup, dan hanya petugas saja yang bisa keluar masuk. 

Kami sampai disini hampir jam 17.30 dan untuk menuju ke pantainya kami harus melewati kios-kios penjual yang cukup ramai. Mr. Zainol memarkir mobilnya di dekat situ, lalu saya dan teman saya jalan kaki ke arah pantai. Lagi-lagi gratis untuk masuk kesini :)

Dan Pantai Tanjung Rhu ini sungguh indah, temans! Pantainya tenang, tanpa ombak, tampak batu-batu besar di kejauhan dengan berbagai bentuk yang unik-unik. Di pinggir pantai banyak pohon-pohon, ada beberapa turis bule yang tampak bersantai disitu. Pasir pantainya tidak terlalu putih, tapi bersih.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun