Mohon tunggu...
Rieke kartika winata
Rieke kartika winata Mohon Tunggu... Mahasiswa - S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang

saya seorang mahasiswa kesehatan, dari prodi S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia Kamda Sumedang.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Edukasi Kontrasepsi untuk Ibu Hamil di Desa Pamekaran: Langkah Kecil Menuju Keluarga Sehat

27 Januari 2025   13:50 Diperbarui: 27 Januari 2025   14:13 163
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Edukasi kesehatan terkait alat kontrasepsi menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan alat kontrasepsi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2024, Jawa Barat mencatatkan angka penggunaan alat kontrasepsi sebesar 59,10% pada wanita usia 15-49 tahun yang sudah menikah. Namun, di Kabupaten Sumedang, dengan total PUS sebanyak 208.672, rata-rata penggunaan alat kontrasepsi tercatat hanya 2.507.

Kabid Keluarga Berencana Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DPPKB) Kabupaten Sumedang Euis Yuliantini mengatakan, dalam kegiatan Rekor MURI untuk pemasangan 50.000 implant se Jawa Barat, Kabupaten Sumedang dibebankan target sebanyak 2.493 akseptor baru. Dalam realisasinya Sumedang hanya mampu menyumbang 1819 akseptor baru atau hanya terpenuhi 73% dari target.

Edukasi kesehatan menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan alat kontrasepsi. Kegiatan pendidikan kesehatan terkait alat kontrasepsi ini diselenggarakan pada 22 Januari 2025, pukul 09.00 bertempat di Aula Desa Pamekaran.

Program ini ditujukan khusus untuk wanita usia subur yang sedang mengandung. Mereka menjadi kelompok prioritas karena pentingnya pemahaman tentang kontrasepsi pascapersalinan demi mendukung perencanaan keluarga yang sehat dan terencana.  

Rangkaian kegiatan ini sukses dilaksanakan dengan tiga tahap utama:  

1. Pemaparan Materi: Peserta diberikan penjelasan lengkap mengenai definisi, jenis alat kontrasepsi, dan aturan penggunaannya, juga menekankan pentingnya memilih alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing individu.  

2. Sesi Tanya Jawab: Para ibu hamil diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung tentang alat kontrasepsi, baik mengenai manfaat, risiko, maupun penggunaannya.  

3. Evaluasi: edukator menggunakan metode evaluasi lisan, di mana peserta secara langsung ditanya mengenai poin-poin utama yang telah dipaparkan.  

Edukasi ini bertujuan membantu para ibu hamil memahami cara memilih alat kontrasepsi yang tepat setelah melahirkan. Pilihan yang sesuai dapat mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, menjaga kesehatan ibu, serta mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.  

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang alat kontrasepsi. Para peserta kini memiliki pemahaman lebih baik tentang jenis kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Diharapkan, program ini dapat mendorong ibu hamil untuk membuat keputusan yang tepat terkait perencanaan keluarga, sehingga meningkatkan kualitas hidup keluarga di Desa Pamekaran. 

 

Melalui program ini, Desa Pamekaran menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perencanaan keluarga.

Kegiatan ini disusun dan dilaksanakan oleh tim KKN-T Kelompok 7 Desa Pamekaran 2025, yang terdiri dari :

1. Annisa Nurul Hikmah  

2. Diana Herawati  

3. Edwardus Bintang Mario A  

4. Eznelda Julia Putri  

5. Ismi Siti Sa'adah  

6. Jesica Catleya Hadi  

7. Mahyati  

8. Pasha Aprillya Andriyansyah  

9. Rahma Febianti  

10. Reggyna Alfiani  

11. Rieke Kartika Winata  

12. Sarah  

13. Shally Shalawati  

14. Shelpi Anggraeni  

15. Syafira Az Hara Ariesta

16. Ria Inriyana

17. Endang Kusuma Dewi

follow us :

@kisahpamekaran_

https://www.instagram.com/kisahpamekaran_?igsh=eGczbG1iMWtkcjJ1

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun