Mohon tunggu...
RIDWAN HANAFI
RIDWAN HANAFI Mohon Tunggu... Mahasiswa - Penulis

Seseorng yang menyukai karya tulis sedari bangku sekolah menengah atas dengan banyak karyanya dapat dilihat di cuilan kaya katax pada FB: Ridwan Hanafi @rid.oone dan @rid.ns_98

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Pergi yang Tak Mesti Datang

31 Oktober 2021   18:56 Diperbarui: 31 Oktober 2021   19:14 59
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Jangkar naik dari bumi berair 

Langit memerah merona 

Riuh kendaraan berganti terganti terompet berbunyi

Samudra menunggu untuk di belah 

Senti, meter,  kilo dan jarak menatih pelabuhan 

Lakuan hari kemarin mulai membisik 

Langkah kemarin mulai mengusik pikiran 

Suasana kemari  mulai memanggil kenangan 

Tawa dan canda itu mulai meredup 

Rasa pun menguak raga 

Hari yang tertakdir 

Hari manusia tak ingin merasakan 

Untuk datang yang selalu menggairahkan 

Untuk pergi yang tak mestinya datang 

Yaa.. inilah hari itu sendu sunyi terasa 

Sendiri untuk berlama 

Kawan syahdu yang menegang 

Mengucap janji untuk bersua lagi 

Aku, kamu, kalin dan mereka 

Menunggu takdir untuk ternyata 

Menunggu doa untuk berkata 

Menunggu lakuan untuk menyangka 

Menunggu cuan untuk bersama 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun