Peletakan batu pertama maha vihara maitreya pada 17 Januari 1991 dan diresmikan pada 21a gustus tahun 2008. Diresmikan oleh menteri agama, menteri kebudayaan dan parwisata, dan gubernur sumatera utara yang pada saat itu gubernur sumatera utara adalah bapak samsul arifin. Dan sekarang berusia 16 tahun sejak diresmikannya. Maha vihara maitreya adalah viharat erbesar di Sumatera Utara yang terletak di kompleks Cemara Asri dengan luas maha vihara maitreya 4,5 hektar.
Material Bangunan Maha Vihara Maitreya
Di maha vihara maitreya semua material bangunan yang digunakan tidak ada yang berasal dari indonesia tetapi impor dari luar negeri yaitu tiongkok. Jadi semua baik untuk hal yang kecilpun di impor langsung dari luar negeri.
Sebagai Objek Wisata
Selain tempat untuk beribadah, Maha vihara maitreya ini juga sebagai objek wisata. Tempat ini terbuka untuk masyarakat umum sehingga banyak masyarakat yang dari wilayah medan bahkan turis juga datang berkunjung ke tempat ini. Di vihara ini juga banyak spot foto menarik seperti patung budha raksasa dan taman burung. Pengunjung juga tidak ada dikenakan biaya untuk masuk kedalam maha vihara maitreya sehingga membuat salah satu destinasi wisata yang populer terutama saat akhir pekan dan hari libur.
Keunikan Arsitektur
Memiliki tiga gedung utama yaitu baktisala umum, baktisala maitreya dan balai pertemuan yang dapat menampung hingga ribuan orang. Relief naga yang ada di maha vihara Maitreya melambangkan kedamaian dan kemakmuran, mencerminkan pengaruh budaya tionghoa dalam desainnya. Seluruh bangunan dilapisi oleh marmer sehingga memberikan kesan megah dan elegan serta dekorasi dengan ukiran gambar-gambar budha yang indah.
Aktivitas spriritual dan sosial
Di maha vihara maitreya bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi vihara ini juga sering mengadakan kegiatan sosial dan budaya yang melibatkan masyarakat sekitar, memperkuat hubungan antar umat beragama. Contoh kegiatan sosial yang dilakukan adalah seperti donor darah,bonsos, bakti sosial dan lainnya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H