Mohon tunggu...
Ilham Dzakwan
Ilham Dzakwan Mohon Tunggu... Lainnya - I'm The Exception

Allah Stay With Me

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Perjuangan dengan Musik

21 November 2021   16:47 Diperbarui: 21 November 2021   16:52 164
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

                                                                                                             WAGE RUDOLF SUPRATMAN

Sang seniman yang menciptakan lagu kebangsaan Indonesia raya ialah wage Rudolf supratman.walau tak terlalu dikenal masyarakat banyak ia hanya dikenal sebagai pencipta lagu saja.Ia lahir di purworejo,Jawa tengah.Sang ayah yaitu sersan jumeno senen yang merupakan tentara KNIL dan juga seorang pendeta.nnamun ia tumbuh besar di Makassar dan dirawat oleh roekjem kakaknya sejak tahun 1914 dan dibiaya oleh suami roekjem yaitu willem van eldik,disanalah ia belajar bahasa Belanda dan mempelajari musik.

Roekjem sangat mahir bermain musik biola kegemaran inilah yang membuat supratman bisa bermain alat musik biola .Kemudian ia muali berkecimpung di dunia musik saat kakak iparnya yaitu willem van eldik memberinya kado sebuah biola saat ulang tahunnya yang ke 17.

Alunan-Alunan suara biola mengalun alun di dalam rumah kecil wr supratman,saat ia terfokus memainkan biola seseorang memanggilnya.

“Rudolf, dit is jouw krant ( ini surat kabarmu) ”,seseorang menaruh surat kabar di atas meja.

“Met dank (Terimakasih),” Ucap Rudolf

Supratman pun mulai  menginjak usia dewasa dan memutuskan untuk pindah ke Jawa.Berawal dari pertemuannya dengan Mr,schulten dan dari berbagai surat kabar yang ia terima seperti kaum muda,sin po, perniagaan dan lain sebagainya.yang sudah menjadi bacaan sehari hari supratman.

Dari sanalah dia mengetahui keadaan pergerakan di tanah Hindia Belanda terutama di Pulau Jawa.Hatinya pun tergerak ia memulai mengenal nama nama tokoh tokoh pergerakan seperti douwes dekker,suwardi suryaningrat ,abdul muis  dan DR.cipto Mangunkusumo.hati nurani Supratman semakin terusik dan terpanggil untuk ikut serta dalam perjuangan Indonesia.

Supratman memulai sebagai wartawan di surat kabar kaum muda tepatnya di Bandung.Lalu pindah ke Batavia dan ikut bekerja di biro Pers alpena.dan terakhir ia memutuskan bekerja di surat kabar Sin po, Supratman sangat menikmati pekerjaannya karena profesi itu bisa menyebarkan berita berita gerakan gerakan pemuda ke seluruh penjuru negeri namun dikala senggangnya ia selalu memainkan alara musik yang memang kesukaannya.

Seiring berjalannya waktu ia ingin lebih menghasilkan sesuatu sebagai warga negara Indonesia ia juga ingin ikut berjuang meski bukan dalam politik.Saat itulah ia terfikirkan sesuatu tiba tiba ia memiliki ide untuk membuat suatu lagu dengan suasana pergerakan,berharap lagu itu bisa menghibur dan memotivasi semangat pergerakan kemerdekaan dia antaranya adalah lagu Indonesia Raya.

Hiduplah Indonesia raya.....

 Lagu itu pertama kali dikumandangkan pada bulan Oktober 1928,saat berlangsungnya kongres pemuda ke II.sambutan untuk lagu itu sangat luar biasa dan memukau para hadirin yang ada di kongres pemuda II.Sejak saat itu lagu Indonesia Raya selalu dikumandangkan apabila ada kongres – kongres politik.Semua peserta berdiri tegak lurus dengan rasa hormat saat lagu itu dikumandangkan lagi.Dan untuk liriknya pertama kali disebarkan oleh surat kabar Sin Po pada edisi sabtu 10 November 1928.

  Lagu indonesia raya pun semakin dikenal oleh masyarakat, kehidupan Supratman pun berubah.Namun dia selalu merasa diikuti dan dintai oleh agen agen PID yang membuatnya tidak nyaman dan harus bersembunyi tapi ternyata agen PID itu berhasil menemukan supratman dan memukulinya hingga babak belur.Supratman mengatakan dalam hatinya bahwa apa salahku hingga agen PID itu memukuliku.

Dia pun harus masuk dalam bui karena menciptakan lagu Indonesia raya serta buku karyanya yang dianggap sebagai makar.Melalui seni supratman mewujudkan rasa cinta tanah airnya dan menunjukkan sikap nasionalisme yang tinggi.Mengobarkan rasa semangat juang para pemuda pemuda Indonesia seperti yang dikatakan ir.Soekarno bahwa kau berjuang dengan biolamu,dengan lagu yang kau gubah yang alunan nadanya merasuk ke telinga semua orang dan menggelorakan sanubari.

 Keberhasilan lagu indonesia raya membuatnya kembali menciptakan lagu yang berjudul matahari terbit namun ia kembali ditahan oleh belanda karena dianggap memuji pihak Jepang namun berkat bantuan van eldik supratman berhasil bebas dari tuduhan Belanda.Tidak lama setelah keluar dari tahanan ia pun jatuh sakit

dan membuat pemerintah belanda senasng akan kondisi buruknya.Kondisinya pun semakin memburuk dan mengehembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 17 Agustus 1938 di usianya yang ke 35 tahun.sebelum kepergiannya supratman sempat berkata pada kaka iparnya oerip kasan sengari bahwa ia yakin indonesia pasti akan merdeka.

Seniman kita telah pergi pada akhirnya beretepatan dengan hari kemerdekaan beliau wafat.Bangsa Indonesia merasa kehilangan sosok pejuang yang sangat berani melawan belanda dengan caranya sendiri bersama biola kesayangannya

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun