Berikut adalah parameter kendaraan yang Penulis tes, namun tes tersebut tidak dapat dikatakan sangat scientific, karena terdapat perbedaan dalam pengetesan sendiri. Hal ini dapat dikatakan sebagai berikut karena adanya perbedaan cuaca, perbedaan tekanan angin, perbedaan jumlah isi penumpang, dan perbedaan jenis ban itu sendiri. Ban yang digunakan mobil Brio yang pertama adalah Bridgestone Turanza. Ban tersebut lebih efisien daripada mobil yang kedua, karena mobil tersebut masih menggunakan ban Dunlop Enasave, yang dimana ini merupakan standar dari pabriknya.
Berikut Penulis lampirkan bukti dari reading pengunaan BBM di Brio yang menggunakan BBM Pertamax. Pada odometer mobil tersebut tercatat 15.5 km/l. Mobil tersebut berjalan dengan kecepatan rata-rata 120-140 km/h. Penulis menggunakan metode tes luar kota, dengan rute Bekasi – Surabaya dan terdapat transit di Kota Semarang dengan total jarak tempuh 1.340 km. Namun kembali lagi, terdapat perbedaan kondisi jalanan yang ada pada saat itu.        Â
Berikutnya, Penulis akan melampirkan bukti dari pengetesan mobil Brio yang menggunakan BBM Pertalite. Pada odometer mobil tersebut tercatat 14.6 km/l. Kedua mobil ini berjalan dengan kecepatan kurang lebih 120 – 140 km/h. Rute yang ditempuh kedua mobil ini relatif sama, Bekasi – Surabaya dengan transit di Kota Jogja dengan total jarak tempuh mencapai 1.230 km.
Jadi, apakah Pertamax lebih baik dari Pertalite? Tentu saja, mengapa? Walaupun masing-masing mobil menggunakan ban yang berbeda dan pada cuaca yang berbeda, Pertamax tetap juaranya. Hal ini dapat dirasakan Penulis dari segi tarikan mesin, getaran mesin yang berbeda. Sebenarnya, konsumsi bensin pada mobil Brio 1 tidak akurat karena Penulis melakukan hitung manual dan meraih 16.6 km/l. Sedangkan pada mobil Brio 2, penghitungan manual hanya meraih 14.2 km/l. Hal ini disebabkan oleh adanya knocking dari mesin tersebut dan tarikan atas yang sangat berat.
Reza Fardian
Mahasiswa Universitas Airlangga
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H