Mohon tunggu...
Muhammad Reyhan A.H.
Muhammad Reyhan A.H. Mohon Tunggu... Mahasiswa - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Sederhana tapi Signifikan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pelatihan Pembuatan Susu Jagung untuk Pencegahan Stunting

31 Januari 2024   17:18 Diperbarui: 31 Januari 2024   17:19 108
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi dengan Ibu-ibu PKK/Dok Pribadi

Mahasiswa KKM UIN Malang Desa Belung Kecamatan Poncokosumo menggelar serangkaian sosialisasi dan pelatihan bekerjasama dengan PKK. Acara ini dilakukan pada hari Sabtu, 20 Januari 2024 pukul 13.00 – 16.30. Peserta yang hadir merupakan ibu-ibu PKK Desa Belung yang berjumlah 70 orang. Acara ini dikemas secara asyik dan menarik, tetapi esensi edukatif juga tak hilang.

Dokumentasi Penyampaian Materi Stunting/Dok Pribadi
Dokumentasi Penyampaian Materi Stunting/Dok Pribadi

Diawal sesi, dilakukan sharing terkait stunting. Stunting yang merupakan masalah global juga masih menjadi fokus utama bidang kesehatan di Desa Belung ini. Dipaparkan apa itu stunting, faktor risiko, dampak, serta pencegahannya. Setelah sesi sharing terkait stunting, dilaksanakan demo pembuatan susu jagung. Tak hanya itu, dijelaskan juga apa saja kandungan gizi dari jagung yang berpotensi sebagai salah satu makanan alternatif pencegah stunting.

Mahasiswa melakukan demo masak dihadapan ibu-ibu PKK yang hadir. Para peserta sangat antusias untuk menyaksikan proses pembuatan susu jagung tersebut. Menurut ibu-ibu yang hadir, rasa dari susu jagung ini enak dan tidak ada yang menganggu. Beliau-beliau mengaku baru mengetahui apabila jagung bisa diolah sedemikian rupa hingga menjadi segelas susu yang kaya akan kandungan gizi.

Dokumentasi Penutupan Acara/Dok Pribadi
Dokumentasi Penutupan Acara/Dok Pribadi

Ide pelatihan ini tercetus dari melimpahnya hasil panen berupa jagung di Desa Belung. Namun sayangnya, para petani menjual hasil panen tersebut pada para tengkulak-tengkulak tanpa adanya proses pengolahan. Tak hanya itu, masalah stunting yang sudah mulai melandai di desa ini juga harus terus didukung oleh upaya pencegahan. Upaya pencegahan tersebut salah satunya adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT). Oleh karena dua masalah tersebut, tercetuslah sebuah ide melaksanakan pelatihan pembuatan susu jagung.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun