* Kurangnya akses pengetahuan pada pemasaran online yang memang saat ini sedang digemari masyarakat. Walaupun kendala tersebut tidak dialami semua pengrajin namun menjadi salah satu hambatan yang besar.
* Terpengaruhnya para konsumen dan anak muda pada budaya asing yang mulai menyebar secara luas serta mulai mengakar pada kebudayaan baru yang tercipta membuay budaya wayang kulit mulai dilupakan dan dianggap tidak menarik, terlihat kuno.Â
Nah sebagai generasi muda hal yang mungkin dapat dilakukan ialah turut berpartisipasi dalam pengembangan wayang kulit agar para pengrajin bangkit kembali.
Desa Wukirsari bisa nih jadi referensi liburan untuk kamu yang mencari desa wisata dengan bonus menambah wawasan wayang kulit nantinya. Karena tidak hanya wayang kukit saja tetapi galeri ini juga menyediakan banyak souvenir yang cocok sebagai cindera mata.Â
Sekalian untuk membantu perekonomian para pengrajin dengan membeli karyanya maupun turut mempromosikan melalui media online.
Pemandangan di dusun ini juga menyegarkan mata, hamparan sawah di kanan kiri jalan, pemandangan pegunungan, desa yang masih sejuk benar-benar sekalian buat healing.
Mari berkunjung ke Dusun Pucung Wukrisari sekaligus berperan dalam pelestarian salah satu budaya Indonesia yaitu wayang yang membanggakan.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H