Bahkan kalau itu kesalahan tim, kesalahan anak buah, bantulah mereka dengan ikut mengambil porsi dalam bertanggung jawab. Karena penulis yakin Anda yang punya posisi lebih tinggi akan lebih berpotensi mendapat pengampunan dibanding anak buah Anda.
Jangan sampai kita menjadi orang yang mematikan kehidupan orang lain, menjadi orang yang mematikan karir orang lain hanya demi mempertahankan karir kita sendiri apalagi ketika itu seharusnya menjadi kesalahan kita sendiri. Jangan karena Anda memilik posisi lebih tinggi, seolah Anda memiliki hak untuk mengatur "prestasi" orang-orang yang memiliki posisi dibawah Anda, mengamankan orang yang anda sukai dan "membuang" orang yang tidak Anda sukai tanpa obyektif terhadap hasil kinerja mereka.
Jadi, apakah "posisi menentukan prestasi" terjadi dalam lingkungan kerja Anda? Atau Anda pernah menjadi korban kasus seperti ini? Atau malah Anda akui pernah menjadi melakukan tindakan seperti ini? Salam damai.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI