tidak hanya tulisannya video yang diunggah pun berdurasi hanya satu menit saja, namun sudah mencakup semuanya dan tidak membuat penonton jenuh.
2. AdaptationÂ
Pada prinsip adaptasi ini, jurnalisme multimedia dituntut untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penerapan jurnalisme online yang hanya berbasis teks dan foto sudah harus diganti menjadi jurnalisme multimedia yang lebih interaktif.
Salah satu adaptasi yang perlu dilakukan adalah dengan keberadaan situs web yang memiliki berbagai komponen didalamnya seperti hyper teks, audio, video, gambar, animasi, flash interaktivitas, blog dll.
jurnalisme saat ini diharapkan bisa memiliki keahlian di berbagai bidang. dari mulai kemampuan menulis dengan baik, efektif juga akurat, mampu menguasai prinsip dasar edit video, foto atau audio, dan mereka diharapkan bisa menggunakan interaktivitas jurnalistik dan data berbasis web.
jika dilihat pada media Pikiran-Rakyat.com ini, prinsip adaptasi ini sudah diterapkan. Para jurnalis mampu beradaptasi dengan membuat konten berita online menjadi multimedia yang lebih beragam.Â
berita yang disajikan tidak hanya sekedar tulisan namun ditambah dengan visualisasi dari foro bahkan video yang diunggah ke channel youtube dari media Pikiran-Rakyat itu sendiri.
Selain itu, Pikiran-Rakyat memiliki Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) dan My PikiranRakyat sebagai bukti bahwa mereka mampu beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi.Â
3. ScannabilityÂ
Prinsip scanning merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menemukan berita secara cepat hanya melalui kata kunci. Oleh karena itu, scanning perlu diperhatikan oleh media dengan tepat agar para pembaca yang mencari sebuah berita dengan menggunakan kata kunci bisa langsung menemukan media tersebut.Â